Ditekan Kontroversi Epstein, Eks Pangeran Inggris Terusir dari Windsor

- Andrew pindah ke estate kerajaan di Inggris timur.
- Tetap tinggal di properti keluarga kerajaan Inggris meskipun gelarnya dicopot.
- Dokumen Epstein yang dikeluarkan Kementerian Kehakiman AS bikin heboh dunia.
Jakarta, IDN Times - Mantan Pangeran Inggris Andrew Mountbatten-Windsor dilaporkan meninggalkan kediamannya di Kastil Windsor dan pindah ke salah satu estate kerajaan di Inggris bagian timur. Langkah ini terjadi di tengah meningkatnya sorotan publik terhadap keterkaitannya dengan predator seksual dan pelaku pedofilia asal Amerika Serikat, Jeffrey Epstein.
Keputusan tersebut diambil setelah tekanan media dan kontroversi yang terus membayangi reputasi Andrew dalam beberapa tahun terakhir, terutama terkait dugaan keterlibatannya dalam jaringan kejahatan seksual Epstein yang menyeret sejumlah tokoh dunia.
Menurut BBC, Rabu (4/2/2026), Andrew mulai meninggalkan Royal Lodge, kediaman yang ditempatinya bersama mantan istrinya, Sarah Ferguson, selama hampir dua dekade. Namun demikian, Istana Buckingham menolak mengonfirmasi laporan kepindahan tersebut, sehingga belum ada pernyataan resmi dari pihak kerajaan Inggris terkait langkah Andrew tersebut.
1. Tetap tinggal di properti milik keluarga kerajaan Inggris

Meskipun ‘diusir’ dan gelarnya sebagai pangeran dicopot, Andrew dilaporkan tetap tinggal sementara di kawasan estate Sandringham, Norfolk, yang merupakan salah satu properti milik keluarga kerajaan Inggris. Lokasi tersebut berada di wilayah timur Inggris dan dikenal sebagai tempat peristirahatan kerajaan.
Menurut laporan tabloid The Sun, Andrew nantinya akan menempati Marsh Farm sebagai kediaman permanen. Namun, properti tersebut masih dalam tahap renovasi sebelum dapat dihuni.
Royal Lodge sendiri selama hampir 20 tahun menjadi tempat tinggal Andrew bersama Sarah Ferguson, meskipun keduanya telah lama bercerai. Kepindahan dari lokasi tersebut menandai perubahan besar dalam kehidupan mantan pangeran itu.
Laporan mengenai kepindahan Andrew mencuat seiring meningkatnya kembali perhatian publik terhadap kasus Epstein, terutama setelah munculnya dokumen-dokumen baru dari otoritas Amerika Serikat.
2. Dokumen Epstein yang dikeluarkan Kementerian Kehakiman AS bikin heboh dunia

Tekanan terhadap Andrew meningkat tajam setelah Departemen Kehakiman Amerika Serikat (DOJ) merilis dokumen terkait Jeffrey Epstein pada Jumat pekan lalu. Dokumen tersebut berisi sejumlah materi yang kembali mengaitkan Andrew dengan Epstein.
Dalam dokumen itu, terdapat foto Andrew yang berlutut di atas seorang perempuan yang sedang berbaring di lantai. Selain itu, muncul pula korespondensi email yang menunjukkan undangan dari Epstein ke Istana Buckingham untuk pertemuan yang disebut sebagai pertemuan ‘pribadi’.
Pengungkapan ini mendorong Perdana Menteri Inggris Keir Starmer untuk angkat bicara. Ia menyatakan, Andrew sebaiknya memberikan kesaksian di hadapan Kongres Amerika Serikat mengenai apa yang diketahuinya terkait kejahatan Epstein.
Pernyataan tersebut menambah tekanan politik dan publik terhadap Andrew, yang sejak lama menjadi figur kontroversial dalam skandal tersebut.
3. Bantahan Andrew meskipun sudah ada laporan korban
Selain dokumen resmi, seorang korban Epstein juga mengklaim melalui pengacaranya, Epstein pernah mengirimnya ke Inggris pada 2010 untuk melakukan hubungan seksual dengan Andrew di Royal Lodge. Andrew secara konsisten membantah seluruh tuduhan tersebut.
Pada 2022, ia mencapai kesepakatan hukum dengan Virginia Giuffre, salah satu korban Epstein, dengan membayar ganti rugi senilai jutaan pound tanpa mengakui bersalah. Virginia Giuffre sendiri dilaporkan meninggal dunia akibat bunuh diri pada tahun lalu. Kasus tersebut kembali menempatkan Andrew dalam sorotan tajam media internasional.
Pada 2019, Andrew telah mundur dari seluruh tugas kerajaan setelah hubungannya dengan Epstein mencuat ke publik. Epstein sendiri meninggal karena bunuh diri di penjara pada tahun yang sama saat menunggu persidangan atas kejahatan seksual terhadap anak di bawah umur.



















