Jakarta, IDN Times - Tentara Polandia secara resmi mengeluarkan pengumuman penting pada Selasa (17/2/2026), mengenai larangan masuk bagi kendaraan buatan China ke seluruh area fasilitas militer. Kebijakan ini diterapkan sebagai respons tegas atas kekhawatiran keamanan, khususnya dugaan bahwa sensor canggih pada kendaraan tersebut dapat disalahgunakan untuk mengumpulkan data rahasia. Langkah ini diambil guna memitigasi risiko mata-mata yang mungkin terjadi melalui teknologi otomotif modern di lingkungan pertahanan.
Penerapan aturan baru ini mencakup pembatasan akses fisik secara menyeluruh ke pangkalan militer, serta larangan penggunaan sistem konektivitas kendaraan untuk melindungi integritas informasi pertahanan. Pemerintah Polandia menegaskan bahwa kebijakan ini bukan sekadar reaksi sesaat, melainkan langkah antisipasi yang terukur demi menjaga kedaulatan data militer negara dari potensi ancaman siber maupun fisik.