pemandangan Ankara Castle (pexels.com/Muhammed Mahsum)
Aksi ini bermula ketika para pekerja tambang batu bara lignit dari Doruk Mining, anak perusahaan Yıldızlar SSS Holding, berjalan kaki dari tempat kerja mereka di Eskisehir menuju Ankara sejak 12 April 2026. Selama sembilan hari, 110 penambang berjalan sejauh 200 kilometer untuk menuntut hak pembayaran yang tertunda selama berbulan-bulan.
Perjalanan ini merupakan langkah lanjutan para pekerja untuk meminta perhatian dari pemerintah pusat setelah perundingan internal dengan pihak perusahaan menemui jalan buntu.
Setibanya di ibu kota pada Senin (20/4/2026), para penambang berkumpul di depan gedung Kementerian Energi dan Sumber Daya Alam Turki untuk memulai mogok makan. Para pekerja memprotes dengan melepas baju dan menuliskan pesan seperti "Kami lapar" di tubuh mereka.
Mereka juga meletakkan helm di tanah dengan pesan yang mengisyaratkan bahwa suara mereka selama ini tidak didengar. Serikat Pekerja Tambang Independen (Bağımsız Maden-İş) melaporkan bahwa saat pekerja menunggu untuk bertemu pejabat kementerian, aparat kepolisian mengepung dan menangkap peserta aksi.
"Kami sedang menunggu untuk berbicara dengan pejabat di luar gedung kementerian, tapi respons yang kami dapat justru penangkapan 110 rekan kami," kata perwakilan serikat pekerja Bağımsız Maden-İş melalui media sosial X, dilansir Turkish Minute.