Jakarta, IDN Times - Prancis bakal melarang dan menghentikan penggunaan aplikasi meeting daring buatan Amerika Serikat, Zoom, untuk seluruh pejabat pemerintah. Selain Zoom, Prancis juga bakal melarang seluruh pegawai untuk memakai aplikasi buatan AS lainnya, seperti Google Meet dan Microsoft Teams.
Sebagai gantinya, Perdana Menteri Prancis, Sebastien Lecornu, pada Kamis (29/1/2026) mengatakan para pejabat publik akan diminta menggunakan aplikasi lokal bernama Visio. Aplikasi tersebut dikembangkan Pemerintah Prancis dan sudah dibuat semirip mungkin dengan Zoom, Google Meet, dan Ms. Teams.
“Layanan konferensi video kini memainkan peran penting dalam operasional sehari-hari pemerintahan pusat Anda,” kata Lecornu dalam pernyataan resminya kepada seluruh anggota kabinet, seperti dilansir The Strait Times.
