Jakarta, IDN Times - Otoritas Prancis dilaporkan menangkap seorang pria Tunisia berusia 27 tahun karena dicurigai merencanakan serangan teroris di ibu kota, Paris. Ia ditangkap pada Kamis (7/5/2026), tetapi baru didakwa pada Senin (11/5/2026).
Surat kabar Le Monde dan Le Parisien melaporkan bahwa tersangka mempertimbangkan Museum Louvre dan komunitas Yahudi di arrondissement ke-16 sebagai target potensial. Selain merencanakan serangan di Paris, tersangka juga disebut berencana bergabung dengan kelompok teroris ISIS di Suriah atau Mozambik.
