Jakarta, IDN Times - Presiden Ekuador, Daniel Noboa menuding Presiden Kolombia, Gustavo Petro, sengaja memerintahkan pasukan gerilya Kolombia ke negaranya. Pernyataan ini setelah adanya dugaan inkursi gerilya Kolombia di Ekuador.
“Beberapa sumber memberitahukan bahwa ada inkursi di perbatasan utara yang dilakukan pasukan gerilya Kolombia. Mereka melakukan ini atas instruksi dari pemerintahan Petro,” terangnya, dikutip dari EFE, Jumat (1/5/2026).
Pernyataan ini disampaikan di tengah ketegangan antara Kolombia dan Ekuador. Sebelumnya, kedua negara sudah terlibat perang dagang dengan menetapkan tarif bea masuk 100 persen.
