Jakarta, IDN Times - Presiden Kuba, Miguel Diaz-Canel mengatakan bahwa Kuba akan melanjutkan negosiasi dengan Amerika Serikat (AS). Langkah ini untuk meredam ketegangan dengan AS dan membuka blokade bahan bakar minyak (BBM).
“Kami akan melihat bagaimana AS dapat berpartisipasi dalam ekonomi Kuba. Kami, akan menyetujui itu selama Washington tidak mempertanyakan soal kedaulatan atau sistem politik di Kuba,” terangnya, dikutip dari The Latin Times, Sabtu (28/3/2026).
Beberapa bulan terakhir, AS dan Kuba terlibat ketegangan. Sebab, AS memblokade pasokan BBM impor ke negara Karibia tersebut.
