Jakarta, IDN Times - Presiden Mesir Abdel Fattah el-Sisi, pada Sabtu (19/8/2023), memberi pengampunan kepada sejumlah tahanan, termasuk aktivis pro-demokrasi terkemuka yakni Ahmed Douma.
Douma adalah tokoh penting revolusi 2011 yang mendorong lengsernya Presiden Hosni Mubarak. Pada 2019, ia dijatuhi hukuman 15 tahun penjara karena kerusuhan dan menyerang pasukan keamanan, mengubah hukuman 25 tahun sebelumnya yang dijatuhkan pada 2015.
“Presiden Abdel Fattah el-Sisi telah menggunakan kekuasaan konstitusionalnya untuk mengampuni beberapa tahanan termasuk Douma," kata pengacara Tarek Elawady, anggota komite pengampunan presiden.
