Jakarta, IDN Times - Protes darurat antiperang dijadwalkan berlangsung di lebih dari 100 kota di Amerika Serikat (AS), menyusul serangan militer Washington di Venezuela yang berujung pada penangkapan Presiden Nicolás Maduro dan istrinya, Cilia Flores.
Penyelenggara demonstrasi, The People's Forum dan ANSWER Coalition, mengatakan aksi protes digelar di sejumlah kota besar, seperti Los Angeles, Chicago, Boston, Philadelphia, Seattle, dan Washington, D.C., serta puluhan komunitas yang lebih kecil di seluruh negeri pada Sabtu (3/1/2025). Aksi utama berlangsung di New York, di mana ratusan orang berkumpul di Times Square pukul 14.00 waktu setempat, sambil membawa poster dan meneriakkan slogan antiperang.
Demonstrasi tambahan juga direncanakan diadakan pada Minggu (4/1/2025) di sejumlah kota seperti Detroit, Austin, Nashville, dan New Orleans, dilansir dari Newsweek.
