Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Romania Siap Kirim Pasukan untuk Amankan Selat Hormuz
Bendera Rumania (unsplash.com/amadeusmoga)
  • Rumania siap kirim pasukan penjinak ranjau ke Selat Hormuz sebagai bagian dari koalisi bersama Amerika Serikat untuk menjaga jalur perdagangan minyak dunia.
  • Pemerintah menegaskan Rumania tidak terlibat dalam konflik Timur Tengah, hanya fokus mengamankan rute energi global yang memengaruhi harga BBM domestik.
  • Presiden Nicusor Dan bertemu Sekjen NATO Mark Rutte guna memperkuat keamanan regional dan memastikan dukungan bagi stabilitas Eropa Timur.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Menteri Pertahanan Rumania, Radu-Dinel Miruta mengatakan bahwa Romania siap mengirimkan pasukan untuk menjinakkan ranjau di Selat Hormuz. Ia menyebut, Rumania akan ikut dalam koalisi bersama Amerika Serikat (AS). 

“Bukares mungkin akan berkontribusi pada pengiriman personel penjinak ranjau untuk mendukung upaya membuka rute penting perdagangan minyak dunia,” tuturnya, dikutip dari TVP World, Rabu (25/3/2026).

Sebelumnya, Estonia sudah menyatakan akan berkontribusi dalam pengamanan Selat Hormuz. Namun, negara Baltik itu mengaku tidak mendapatkan permintaan khusus dari AS. 

1. Rumania punya pengalaman menjinakkan ranjau di Laut Hitam

Miruta mengatakan bahwa Rumani memiliki pengalaman untuk menjinakkan ranjau di Laut Hitam. Namun, belum ada keputusan soal kepastian pengiriman personel penjinak ranjau ke Timur Tengah. 

“Sejauh ini keputusan sudah dibuat oleh Rumania bersama beberapa negara untuk mendukung situasi saat ini. Kami memiliki pengalaman menjinakkan ranjau di Laut Hitam dalam beberapa tahun terakhir. Kami dapat mengirimkan personel untuk bertukar informasi,” ungkapnya, dikutip dari Romania Journal.

Pekan lalu, Rumania sudah bergabung dengan deklarasi dari Inggris, Prancis, Jerman, Italia, Belanda, dan Jepang. Sejumlah negara itu menyatakan siap untuk memastikan kebebasan navigasi di Selat Hormuz. 

2. Rumania sebut tidak ikut dalam konflik di Timur Tengah

Presiden Rumania, Nicusor Dan, menyebut bahwa Rumania tidak ikut dalam konflik di Timur Tengah. Namun, hanya mengamankan jalur perdagangan dunia yang berdampak besar pada harga energi. 

“Dampak dari konflik ini terasa nyata bagi Rumania karena harga bahan bakar minyak (BBM) melonjak. Namun, kami tidak ikut dalam konflik dan mengupayakan bersama rekan internasional untuk deeskalasi konflik,” paparnya, dilansir Fakti.

3. Rumania akan perkuat keamanan bersama NATO

Pekan lalu, Presiden Dan sudah mengadakan pertemuan dengan Sekretaris Jenderal NATO, Mark Rutte untuk mendiskusikan soal situasi keamanan internasional. Ia meminta dukungan NATO untuk membantu keamanan di Rumania dan Eropa Timur. 

Sementara itu, Rumania menepis adanya ancaman Iran usai memperbolehkan penggunaan pangkalan militer untuk operasi AS. Menurutnya, Rumania masih aman dan Iran tidak akan mengancam Rumania. 

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team