Jakarta, IDN Times - Kepala Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Tedros Adhanom Ghebreyesus, pada Rabu (15/4/2026), mengatakan serangan Israel merusak sebuah rumah sakit di Lebanon selatan. Sedikitnya 11 pekerja di fasilitas kesehatan tersebut mengalami luka-luka.
Dalam pernyataan di media sosial X, Tedros mengungkapkan bahwa Rumah Sakit Pemerintah Tebnine rusak setelah dua serangan Israel menghantam area di dekatnya pada Minggu (12/4/2026) dan Selasa (14/4/2026). Serangan tersebut berdampak pada unit gawat darurat, termasuk ventilator, monitor, tandu, dan troli. Selain itu, apotek dan klinik rawat jalan juga mengalami kerusakan.
Tedros menambahkan bahwa WHO akan mendukung perbaikan fasilitas tersebut, sementara layanan tetap berjalan meskipun berada di bawah tekanan.
