Menteri Luar Negeri (Menlu) Rumania, Bogdan Aurescu menyebut bahwa Rusia adalah ancaman utama kepada kawasan Laut Hitam dan aliansi Barat. Ia pun mengungkapkan bahwa perang di Ukraina dan perjuangan Moldova penting dalam masa depan keamanan Eropa.
"Alih-alih menjadi damai dan stabil, kawasan Laut Hitam sekarang menjadi target utama dari agresi Rusia. Penguatan keberadaan tentara NATO di kawasan tersebut adalah sebuah keharusan. Perjanjian ini menunjukkan bahwa kami memiliki visi yang sama," terangnya, dilansir Associated Press.
Menlu Ukraina, Dmytro Kuleba menyebut bahwa dirinya bersiap mengubah Laut Hitam menjadi seperti Laut Baltik, sebuah laut yang diisi anggota NATO. Ia mengutarakan hal itu dengan maksud masuknya Finlandia sebagai anggota baru NATO dan mempersiapkan agar negaranya bisa bergabung dalam aliansi tersebut.
Menlu Moldova, Nicu Popescu juga mengutarakan bahwa negaranya terus menjadi target serangan hybrid Rusia untuk merusak stabilitas. Ia menambahkan bahwa dampak perang Rusia-Ukraina begitu kuat dirasakan warganya.