ilustrasi konflik Pakistan dan Afghanistan (pexels.com/Pixabay)
Selama beberapa bulan terakhir pada 2026 ini, konflik Pakistan dan Afghanistan memang kian memanas. Kedua negara saling melakukan serangan di daerah perbatasan hingga menewaskan puluhan jiwa.
Pakistan mengklaim telah menempuh upaya diplomasi dengan Afghanistan agar perang tidak terus terjadi. Langkah ini juga dilakukan agar situasi di perbatasan kembali stabil. Sayangnya, Afghanistan tidak kooperatif dan terus melakukan serangan-serangan ke pasukan Pakistan. Oleh karena itu, Pakistan tidak punya pilihan lain selain melakukan serangan balasan kepada mereka.
“Pakistan telah melakukan segala upaya untuk menjaga situasi tetap normal melalui cara langsung dan melalui negara-negara sahabat. Mereka terlibat dalam diplomasi penuh. Namun, Taliban menjadi proksi bagi India,” kata Menteri Pertahanan Pakistan, Khawaja Asif, dilansir Al Jazeera.
Sebagai informasi, konflik yang terjadi antara Pakistan dan Afghanistan ini disebabkan oleh sengketa wilayah. Selain itu, konflik juga diperparah karena Pakistan menuduh Afghanistan mendukung kelompok Taliban dalam melakukan teror di Pakistan.
Sebetulnya, Afghanistan telah membantah tuduhan tersebut. Namun, Pakistan bersikukuh bahwa Afghanistan menjadi salah satu pendukung Taliban di belakang layar.