Jakarta, IDN Times - Dana Anak-Anak Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNICEF), pada Selasa (12/5/2026), melaporkan bahwa sedikitnya 70 anak-anak Palestina terbunuh di Tepi Barat yang diduduki, termasuk Yerusalem Timur, sejak awal 2025. Ini artinya, rata-rata sekitar satu anak tewas setiap minggunya.
Dilansir Anadolu, juru bicara UNICEF, James Elder, mengungkapkan bahwa 93 persen dari anak-anak tersebut dibunuh oleh pasukan Israel, sementara 850 anak lainnya terluka. Sebagian besar korban terkena peluru tajam.
“Anak-anak menanggung akibat yang tidak dapat ditoleransi karena meningkatnya operasi militer dan serangan pemukim di Tepi Barat yang diduduki, termasuk Yerusalem Timur,” kata Elder kepada wartawan di Jenewa, Swiss.
