Tentara Israel dari Batalyon Golani sedang berlatih. (common.wikimedia.org/Ori Shifrin)
Mengutip laporan CNA, berdasarkan data terakhir per Maret 2025, sekitar 200 warga Asia Tenggara tercatat menjadi bagian dari militer Israel.
Rinciannya, terdapat 111 warga Filipina, 71 warga Thailand, empat warga Vietnam, dua warga Singapura, dan satu warga Indonesia yang terdaftar dalam militer Israel.
Secara keseluruhan, lebih dari 50 ribu anggota militer Israel diketahui memiliki lebih dari satu paspor. Kelompok terbesar berasal dari Amerika Serikat. Setidaknya 12.135 di antaranya memiliki kewarganegaraan ganda Israel-AS, sementara 1.207 lainnya memiliki paspor tambahan selain dua negara tersebut.
Setelah AS, jumlah besar lainnya berasal dari Prancis sebanyak 6.464 orang, Rusia 5.169 orang, Jerman 4.193 orang, dan Ukraina 3.266 orang.
Sementara dari kawasan Asia, data Pasukan Pertahanan Israel atau Israel Defense Forces (IDF) juga mencatat 201 pemegang paspor India, 76 Jepang, masing-masing 9 dari Hong Kong dan Korea Selatan, 7 dari Tiongkok, 3 dari Taiwan, serta masing-masing 2 dari Nepal dan Sri Lanka.