Jakarta, IDN Times - Serangan Israel terus berlanjut di Lebanon selatan meski adanya gencatan senjata. Kementerian Kesehatan melaporkan sedikitnya delapan orang tewas dan dua tentara terluka pada Selasa (28/4/2026).
Dilansir The New Arab, lima orang tewas akibat serangan udara Israel di kota Majdal Zoun, termasuk tiga paramedis dari pertahanan sipil Lebanon. Kementerian mengatakan, mereka terjebak di bawah reruntuhan setelah serangan Israel menargetkan mereka saat sedang menjalankan misi penyelamatan.
Presiden Lebanon, Joseph Aoun, mengecam serangan tersebut, menuding Israel terus melanggar hukum dan konvensi internasional yang melindungi warga sipil.
https://www.newarab.com/news/israeli-strikes-kill-eight-south-lebanon-including-rescuers
https://www.straitstimes.com/world/middle-east/israeli-strikes-kill-eight-in-south-lebanon-health-ministry?ref=latest
https://www.aa.com.tr/en/middle-east/3-lebanese-civil-defense-members-trapped-under-rubble-after-israeli-strike/3920922
