Jakarta, IDN Times - Gelombang serangan teroris terus terjadi di Niger dalam setahun terakhir. Sedangkan pusat serangan terorisme terletak di Tillaberi, bagian barat Niger yang berbatasan dengan Mali dan Burkina Faso.
“Tillaberi terletak di poros perbatasan dengan Mali dan Burkina Faso yang terdampak instabilitas imbas aktivitas kelompok jihadis. Aksi tersebut meliputi pembunuhan, penjarahan, dan pemerasan,” ungkap Koordinator Union Tillaberi for Peace and Security, Amadou Arouna Maiga, dikutip dari Africa News, Jumat (13/3/2026).
Usai kudeta militer, Niger masih dihadapkan pada masalah instabilitas. Junta militer Niger belum mampu mengendalikan serangan dan memastikan keamanan dari kelompok afiliasi ISIS dan Jama'at Nusrat al-Islam wal-Muslimin (JNIM).
