Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

AS-Iran Perang, Orang Terkaya Afrika Pastikan Suplai BBM Nigeria Aman

AS-Iran Perang, Orang Terkaya Afrika Pastikan Suplai BBM Nigeria Aman
ilustrasi bendera Nigeria (pixabay.com/David_Peterson)
Intinya Sih
  • Aliko Dangote memastikan pasokan BBM Nigeria tetap aman di tengah konflik AS-Israel dan Iran, dengan komitmen menjaga stabilitas energi serta pasar domestik.
  • Kilang Dangote memprioritaskan kebutuhan dalam negeri, menyerap kenaikan harga BBM, dan menambah impor minyak mentah untuk menekan dampak inflasi.
  • Dangote membeli lebih dari 1.000 truk gas dari China guna memperkuat distribusi logistik dan mendukung ekspansi proyek industri di seluruh Afrika.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Orang terkaya di Afrika dan Presiden Dangote Group, Aliko Dangote mengatakan, akan memastikan pasokan bahan bakar minyak (BBM) di Nigeria aman imbas perang Amerika Serikat (AS)-Israel dengan Iran. Ia akan menjamin stabilitas energi di negara Afrika Barat tersebut. 

“Dangote Petroleum dan Petrokimia memastikan warga Nigeria bahwa akan tetap berkomitmen kuat untuk menstabilkan di pasar BBM internasional,” ujarnya, dikutip dari Business Insider Africa.

Perang di Timur Tengah menimbulkan kekhawatiran ancaman suplai minyak global. Terdapat ancaman kenaikan harga minyak global dan inflasi di sejumlah negara. 

1. Dangote akan memprioritaskan pasar dalam negeri

Kilang Minyak Dangote menyebut akan memitigasi dampak kenaikan harga BBM di pasar domestik. Saat ini, kilang minyak tersebut sudah menyerap 20 persen dari kenaikan harga imbas eskalasi dan melindungi pasar domestik. 

Untuk menutup kekurangan pasokan, Dangote akan meningkatkan tambahan impor minyak mentah dari luar negeri. Sebab, harga minyak mentah dalam negeri lebih mahal dibandingkan harga minyak mentah global. 

2. Harga BBM di Nigeria mengalami lonjakan

Organisasi Ethnic Youth Leaders di Nigeria mengapresiasi komitmen besar dari Dangote kepada negara untuk mengamankan pasar domestik. Mereka menyebut, Dangote Group telah menjadi investor terbesar di Nigeria. 

Dilansir Vanguard, organisasi tersebut mengatakan, konflik di Timur Tengah telah meningkatkan lonjakan kenaikan harga minyak global. Harga minyak naik 26 persen hingga menembus 84 dolar AS (Rp1,4 juta) per barel. 

3. Dangote membeli lebih dari 1.000 truk gas dari China

Dangote menyetujui pembelian lebih dari 1.000 truk dengan perusahaan China, BAIC FOTON. Kehadiran ribuan truk itu untuk memaksimalkan operasional logistik dan distribusi Dangote Cement di seluruh Nigeria. 

Pembelian ini juga sebagai bagian dari rencana besar Dangote Cement yang memiliki 12 proyek besar di seluruh Afrika. Perusahaan itu sudah merencanakan untuk meningkatkan produksi semen hingga 80 juta don per tahun pada 2030 dan mendulang omset sebesar 100 miliar dolar AS (Rp1.693 triliun). 

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Jujuk Ernawati
EditorJujuk Ernawati
Follow Us

Latest in Business

See More