Jakarta, IDN Times - Dewan Kepemimpinan Presiden Yaman yang didukung Arab Saudi secara resmi mengeluarkan dekrit pembentukan pemerintahan baru. Dalam keputusan tersebut, Shaya Mohsen al-Zindani dikonfirmasi sebagai perdana menteri Yaman.
Selain menjabat sebagai kepala pemerintahan, al-Zindani juga tetap memegang posisi sebagai menteri luar negeri. Kantor berita pemerintah Yaman, Saba, melaporkan keputusan ini pada Jumat (6/2/2026) waktu setempat.
Pembentukan kabinet baru ini menyusul pengunduran diri Perdana Menteri sebelumnya, Salem bin Breik, yang diterima Dewan Kepemimpinan Presiden bulan lalu. Saat itu, al-Zindani diminta secara resmi untuk membentuk pemerintahan baru.
Langkah ini diambil di tengah dinamika politik dan keamanan yang terus bergejolak di Yaman, terutama di wilayah selatan, serta meningkatnya kekhawatiran internasional terhadap krisis kemanusiaan yang semakin memburuk.
