Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Skandal Epstein: Mantan Dubes Inggris di AS Peter Mandelson Ditangkap
DAVOS/SWISS, 26 JAN 2008 - Peter Mandelson, Komisioner Perdagangan, Komisi Eropa, Brussels, difoto selama sesi 'Ancaman terhadap Sistem Perdagangan Global' pada Pertemuan Tahunan Forum Ekonomi Dunia 2008 di Davos, Swiss, 26 Januari 2008. (World Economic Forum from Cologny, Switzerland, CC BY-SA 2.0, via Wikimedia Commons)
  • Polisi Metropolitan London menangkap mantan Dubes Inggris untuk AS, Peter Mandelson, atas dugaan pelanggaran jabatan publik terkait dokumen Jeffrey Epstein yang baru terungkap.
  • Email dan catatan keuangan menunjukkan hubungan Mandelson dengan Epstein lebih dekat dari perkiraan, termasuk komunikasi pribadi dan transfer dana pada 2009.
  • Mandelson dibebaskan dengan jaminan setelah penangkapan tersebut, sementara penyelidikan terhadap dugaan pelanggaran jabatan publik masih terus berlanjut di bawah pengawasan pemerintah Keir Starmer.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Polisi Metropolitan London menangkap mantan Duta Besar Inggris untuk Amerika Serikat, Peter Mandelson pada 23 Februari 2026 karena dicurigai melakukan pelanggaran dalam jabatan publik. Hal ini terjadi di tengah penyelidikan yang diperluas menyusul pengungkapan file-file Jeffrey Epstein.

Penangkapan itu terjadi di sebuah alamat di kawasan Camden, London. Dokumen kasus Epstein yang baru-baru ini dirilis, menunjukkan komunikasi antara Mandelson dan Epstein.

1. Ditangkap beberapa hari setelah penangkapan Andrew Mountbatten-Windsor

Peter Mandelson berbicara di acara Policy Network Politics of Climate Change. Tanggal 5 Juni 2009. (Policy Network, CC BY 2.0, via Wikimedia Commons)

Awal bulan ini, polisi memulai penyelidikan kriminal terhadap Mandelson setelah pemerintah Perdana Menteri Keir Starmer menyampaikan komunikasi antara mantan duta besar tersebut dan Epstein.

"Petugas telah menangkap seorang pria berusia 72 tahun atas dugaan pelanggaran jabatan publik," kata Kepolisian Metropolitan London dalam sebuah pernyataan terkait penyelidikan terhadap mantan menteri pemerintah.

Penangkapan tersebut berarti polisi mencurigai telah terjadi tindak kejahatan tetapi tidak menyiratkan adanya kesalahan, dilansir Live Mint.

Minggu lalu, adik Raja Charles, Andrew Mountbatten-Windsor, juga ditangkap karena dicurigai melakukan pelanggaran dalam jabatan publik terkait tuduhan terpisah bahwa ia mengirim dokumen pemerintah yang bersifat rahasia kepada Epstein.

2. Email menunjukkan hubungan Mandelson dan Epstein ternyata lebih dekat dari yang diperkirakan

Cuplikan pertukaran email antara Peter Mandelson dan Jeffrey Epstein (dok. Department of Justice)

Email yang dipertukarkan antara Mandelson dan Epstein, yang dipublikasikan oleh Departemen Kehakiman AS pada akhir Januari, menunjukkan bahwa hubungan mereka lebih dekat daripada yang dipahami sebelumnya.

Pesan-pesan tersebut juga menunjukkan bahwa Mandelson berbagi informasi dengan Epstein saat menjabat sebagai menteri di pemerintahan mantan Perdana Menteri Gordon Brown pada tahun 2009.

Mandelson, yang bulan ini mengundurkan diri dari Partai Buruh Starmer dan meninggalkan posisinya di majelis tinggi parlemen, sebelumnya mengatakan bahwa ia "sangat" menyesali hubungannya dengan Epstein. Namun ia belum berkomentar secara terbuka atau menanggapi pesan yang meminta komentar tentang pengungkapan terbaru ini.

Melansir BBC, Epstein melakukan pembayaran sebesar 55 ribu pound sterling ke rekening yang terhubung dengan Lord Mandelson, menurut laporan rekening bank yang dirilis dalam berkas tersebut, termasuk kepada pasangannya, Reinaldo Avila da Silva.

Pada tahun 2009, satu tahun setelah Epstein mengaku bersalah atas kasus prostitusi anak, da Silva mengirim email yang meminta "apa pun yang dapat Anda bantu".

Epstein menjawab: "Saya akan segera mentransfer jumlah pinjaman Anda".

Pertukaran email terpisah tampaknya menunjukkan Epstein mengatur tempat tinggal bagi Mandelson di salah satu apartemennya di New York, dengan Epstein menulis, "senang menjadi tuan rumah dan sedih karena saya tidak ada di sana".

3. Dibebaskan dengan jaminan

Duta Besar Inggris untuk AS, Lord Mandelson, menyampaikan pidato pada resepsi peringatan 250 tahun Korps Marinir AS. ( UKinUSA from Washington, D.C., USA, CC BY-SA 2.0, via Wikimedia Commons)

Polisi London membebaskan mantan duta besar Peter Mandelson dengan jaminan pada dini Selasa (24/2/2026), dalam penyelidikan terkait hubungannya dengan pemodal AS yang tercela, Jeffrey Epstein. Penangkapan itu hanya beberapa hari setelah mantan pangeran Andrew ditangkap.

Mandelson, tokoh penting dalam politik Inggris dan mantan utusan Inggris untuk Washington, ditangkap atas dugaan pelanggaran jabatan publik sekitar Senin pukul 5 sore waktu setempat menyusul tuduhan yang muncul dari serangkaian dokumen terbaru yang terkait dengan Epstein.

Melansir Le Monde, mantan politikus veteran itu dipecat oleh Perdana Menteri Keir Starmer sebagai duta besar untuk Washington pada September, ketika rilis dokumen sebelumnya yang terkait dengan Epstein menunjukkan sejauh mana persahabatan mereka.

Namun, penunjukan Mandelson telah memicu badai politik dengan dua ajudan utama Starmer mengundurkan diri karena perselisihan tersebut. Starmer meminta maaf kepada para korban Epstein karena menunjuk Mandelson, dan menuduh mantan duta besar itu berbohong tentang sejauh mana hubungannya dengan Epstein selama proses seleksi untuk penugasannya di Washington.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team