Jakarta, IDN Times - Biro Keamanan Publik Departemen Kepolisian Tokyo pada Selasa (20/1/2026) mengirimkan dokumen terkait seorang mantan staf Perwakilan Perdagangan Rusia di Jepang, ke Kantor Kejaksaan Distrik Tokyo atas dugaan pelanggaran undang-undang (UU) tentang persaingan tidak sehat. Mantan staf tersebut adalah seorang warga negara Rusia berusia 30-an tahun.
Sumber investigasi mengatakan bahwa ia memperoleh informasi tentang produk baru secara lisan pada dua kesempatan, yakni pada November 2024 dan Februari 2025. Informasi tersebut berasal dari seorang laki-laki berusia 30-an tahun yang bekerja untuk sebuah perusahaan manufaktur peralatan mesin yang berbasis di wilayah Kanto, Tokyo, dilansir NHK News.
