Jakarta, IDN Times - Pemerintah Indonesia menuai sorotan publik setelah Presiden Prabowo Subianto memilih menyampaikan duka atas gugurnya pemimpin tertinggi Iran, Ayatullah Ali Khamenei, melalui surat resmi, bukan pernyataan terbuka.
Surat tersebut ditujukan kepada Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, dan diserahkan melalui Duta Besar Republik Islam Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi.
Menteri Luar Negeri RI, Sugiono, menilai penyampaian belasungkawa melalui surat merupakan cara yang sah dan resmi dalam diplomasi.
Publik sebelumnya berharap pemerintah menyampaikan sikap secara terbuka melalui media sosial atau pidato resmi presiden, sekaligus mengecam agresi militer Israel dan Amerika Serikat terhadap Iran.
Sugiono menegaskan, dalam praktik diplomatik, berbagai saluran komunikasi dapat digunakan untuk menyampaikan pesan resmi negara.
"Ya, kan kita menyampaikan rasa duka itu bisa lewat apa aja ya. Bisa lewat media apa aja. Saya kira ya media surat lebih resmi ya," ujar Sugiono di Hotel Fairmont, Jakarta Selatan pada Rabu malam (4/3/2026).
Sugiono hadir di lokasi tersebut mewakili Presiden Prabowo yang berhalangan menghadiri acara buka puasa Partai Demokrat.
