Jakarta, IDN Times – Petugas kehutanan India tengah melakukan pengejaran intensif terhadap seekor gajah jantan bertanduk tunggal yang telah menewaskan setidaknya 22 orang sejak awal tahun di sejumlah desa di Jharkhand bagian timur.
Sebagian besar serangan berlangsung pada malam hari, saat hewan tersebut memasuki permukiman kecil di Distrik Singhbhum Barat, dengan korban pertama seorang pria berusia 35 tahun di Desa Bandijhari pada 1 Januari 2026.
Seiring berjalannya waktu, jumlah korban terus bertambah akibat diinjak atau mengalami luka berat, termasuk satu keluarga yang terdiri dari pasangan suami istri dan dua anak kecil, serta seorang pegawai Departemen Kehutanan. Kecepatan pergerakan gajah yang mencapai hampir 30 kilometer per hari membuat proses pelacakan sangat rumit, sehingga lebih dari 100 personel kehutanan dikerahkan penuh untuk operasi ini.
