Jakarta, IDN Times - Negara-negara Kelompok Tujuh (G7) menyatakan kesiapan untuk mengambil seluruh langkah yang diperlukan, guna menjaga stabilitas pasar energi dan ekonomi global. Langkah ini diambil menyusul gangguan pasokan minyak akibat meningkatnya konflik di Timur Tengah dan ketegangan yang melibatkan Iran, yang mendorong kenaikan harga.
Pernyataan tersebut disampaikan usai pertemuan daring para menteri keuangan, menteri energi, dan gubernur bank sentral G7, pada Senin (30/3/2026). Mereka menegaskan bahwa pihaknya terus memantau dampak lonjakan harga energi dan komoditas terhadap inflasi, pertumbuhan ekonomi global, serta stablitas pasar keuangan, dilansir NHK News.
