Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Sesumbar Trump, Klaim Timur Tengah Hancur jika Ia Tak Hentikan Iran

Sesumbar Trump, Klaim Timur Tengah Hancur jika Ia Tak Hentikan Iran
potret Presiden Amerika Serikat, Donald Trump (flickr.com/Gage Skidmore via commons.wikimedia.org/Gage Skidmore)
Intinya Sih
  • Donald Trump mengklaim pendekatan kerasnya terhadap Iran menyelamatkan Timur Tengah dan Israel dari kehancuran, termasuk dengan membatalkan kesepakatan nuklir 2015 yang dibuat di era Barack Obama.
  • Dalam pidato nasionalnya, Trump menegaskan bahwa tanpa tindakannya, Iran sudah memiliki senjata nuklir besar dan dunia akan kehilangan Timur Tengah serta Israel.
  • Trump juga menyebut Operasi Epic Fury berhasil melemahkan kekuatan militer Iran, menghancurkan fasilitas senjata mereka, meski konflik antara AS, Israel, dan Iran masih terus berlangsung.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump berpendapat pendekatan konfrontatifnya terhadap Iran, menyelamatkan kawasan Timur Tengah, termasuk Israel. Jika tidak ia lakukan, kawasan tersebut akan hilang karena Iran.

Trump mengatakan, yang ia lakukan termasuk membatalkan kesepakatan nuklir multilateral 2015 selama masa jabatan pertamanya, terhadap Iran telah menyelamatkan kawasan dan Israel dari kehancuran.

Dalam pidato nasionalnya, Kamis (2/4/2026), Trump mengatakan kesepakatan itu, yang ditandatangani di bawah mantan Presiden Barack Obama, bisa membuat  Iran memiliki senjata nuklir besar. Perjanjian itu membuat Iran secara drastis mengurangi program nuklirnya di bawah pengawasan internasional yang ketat.

"Mereka (Iran) akan memilikinya (senjata nuklir) bertahun-tahun yang lalu, dan mereka akan menggunakannya," kata Trump.

"Dunia akan berbeda. Tidak akan ada Timur Tengah dan tidak ada Israel saat ini,” lanjut dia dalam pidatonya.

Dalam kesempatan yang sama , Trump mengklaim pasukan Amerika telah memberikan pukulan telak kepada Iran.

"Baru satu bulan sejak militer Amerika Serikat memulai Operasi Epic Fury yang menargetkan negara sponsor teror nomor satu di dunia, Iran," kata Trump.

"Dalam empat minggu terakhir ini, angkatan bersenjata kita telah memberikan kemenangan yang cepat, menentukan, dan telak di medan perang,” sambungnya.

Presiden AS itu juga mengklaim Angkatan Laut Iran ‘telah lenyap’ dan kekuatan militer negara itu secara keseluruhan telah berkurang.

"Kemampuan mereka untuk meluncurkan rudal dan drone sangat berkurang, dan pabrik senjata serta peluncur roket mereka hancur berkeping-keping - sangat sedikit yang tersisa," kata Trump.

Sementara itu, konflik dengan Iran masih berlangsung. Konflik yang dimulai dengan serangan Israel dan AS ini, meluas hingga ke kawasan Timur Tengah sejak Iran membalas serangan ke basis militer AS di wilayah tersebut.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Jujuk Ernawati
EditorJujuk Ernawati
Follow Us

Latest in News

See More