Jakarta, IDN Times - Sedikitnya 31 orang dilaporkan tewas akibat topan dahsyat yang melanda Madagaskar. Selain itu, 36 orang terluka dan beberapa lainnya masih dinyatakan hilang.
Kantor Nasional Manajemen Risiko dan Perlindungan Sipil (BNGRC) mengatakan bahwa Topan Gezani mendarat pada Selasa (10/2/2026), menghantam kota terbesar kedua di negara itu, Toamasina, dengan kecepatan angin mencapai 250 kilometer per jam. Akibatnya, rumah-rumah warga roboh, kabel listrik putus dan pohon-pohon tumbang, dilansir dari BBC.
“Apa yang terjadi adalah sebuah bencana, hampir 75 persen kota Toamasina hancur. Situasi saat ini melampaui kemampuan Madagaskar untuk menanganinya,” kata Presiden Madagaskar, Michael Randrianirina, yang mengunjungi Toamasina untuk meninjau kerusakan.
