Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Donald Trump-Venezuela
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump jumpa pers terkait serangan dan penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro, Sabtu (3/1/2026). (Youtube/The White House)

Intinya sih...

  • Presiden AS Donald Trump akan mengelola Venezuela sementara hingga transisi kekuasaan yang aman, tepat, dan bijaksana.

  • Trump ingin mencegah situasi yang sama terjadi dengan orang lain yang kemudian berkuasa di Venezuela.

  • AS mengklaim tindakan ini dilakukan untuk mencapai perdamaian, kebebasan, dan keadilan bagi rakyat Venezuela.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan negaranya akan ‘mengelola' Venezuela sementara. Dalam pidatonya, Trump mengatakan, ia akan melakukannya sampai Venezuela dapat melakukan transisi kekuasaan yang aman, tepat, dan bijaksana.

“Kami akan menjalankan negara ini sampai saatnya kami dapat melakukan transisi yang aman, tepat, dan bijaksana, jadi kami tidak ingin terlibat dengan orang lain yang kemudian berkuasa dan kita mengalami situasi yang sama seperti yang kita alami selama bertahun-tahun terakhir,” ujar Trump dalam pidatonya, dikutip dari BBC, Sabtu (3/1/2026).

“Jadi kami akan menjalankan negara ini sampai saatnya kami dapat melakukan transisi yang aman, tepat, dan bijaksana, dan itu harus bijaksana karena itulah tujuan kami,” terangnya.

Trump mengklaim AS hanya menginginkan perdamaian. Mereka melakukan ini karena ingin agar rakyat Venezuela memperoleh keadilan dan kebebasan.

“Kami menginginkan perdamaian, kebebasan, dan keadilan bagi rakyat Venezuela yang hebat,” tegasnya.

Editorial Team