Jakarta, IDN Times – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan dirinya tak lagi merasa harus selalu mengutamakan perdamaian setelah gagal meraih Hadiah Nobel Perdamaian. Ia langsung mengaitkan penolakan itu dengan dorongan agar AS menguasai Greenland secara penuh.
Pernyataan tersebut disampaikan melalui pesan teks kepada Perdana Menteri Norwegia Jonas Gahr Støre pada Senin (19/1/2026) pukul 16.15 waktu setempat.
“Mengingat Negara Anda memutuskan untuk tidak memberikan saya Hadiah Nobel Perdamaian karena telah menghentikan 8 Perang PLUS, saya tidak lagi merasa berkewajiban untuk hanya memikirkan Perdamaian, meskipun itu akan selalu menjadi yang utama, tetapi sekarang saya bisa memikirkan apa yang baik dan tepat bagi AS. Saya telah melakukan lebih banyak untuk NATO daripada orang lain sejak pendiriannya, dan sekarang, NATO harus melakukan sesuatu untuk AS. Dunia tidak aman kecuali kita memiliki kontrol lengkap dan total atas Greenland,” tulis Trump, dikutip dari USA Today.
