Jakarta, IDN Times - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, dilaporkan akan menyita rumah-rumah warga di Meksiko untuk membangun tembok perbatasan antara kedua negara. Langkah ini dilakukan sebagai upaya Trump untuk mencegah imigran gelap dari negara-negara Amerika Utara, termasuk Meksiko, datang ke AS.
Penyitaan ini terjadi kepada Nayda Alvarez, salah satu warga yang tinggal di Kota La Rosita, sebuah kota di Meksiko yang berbatasan langsung dengan AS. Perempuan berusia 54 tahun itu mengatakan, dirinya diberi waktu selama lima hari untuk meninggalkan rumahnya yang ada di wilayah tersebut.
Jika menolak, maka pihak berwenang AS akan menyita dan menggusur paksa rumah Alvarez. Sebab, AS akan membangun tembok perbatasan AS dan Meksiko tepat di halaman belakang rumahnya. “Tembok itu akan berada di halaman belakang,” kata Alvarez, seperti dilansir The Strait Times.
