Jakarta, IDN Times - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, mengaku tidak akan mempermasalahkan jika ada negara yang mengekspor minyaknya ke Kuba. Pernyataan ini dilontarkan usai kapal tanker Rusia dikabarkan telah sampai di Kuba pada Minggu (29/3/2026) untuk mengirim minyak.
"Jika suatu negara ingin mengirimkan minyak ke Kuba sekarang juga, entah itu Rusia atau bukan, saya tidak masalah dengan itu. Kuba sudah tamat. Mereka memiliki rezim yang buruk,” ujar Trump, seperti dilansir Jerusalem Post pada Senin (30/3/2026).
