Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Ukraina Sebut Rusia Akan Bangkrut Imbas Penutupan Kilang Minyak
ilustrasi kilang minyak (unsplash.com/@bfenton_photo)
  • Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menyebut Rusia menuju kebangkrutan akibat defisit anggaran besar selama lima bulan terakhir, dipicu serangan Ukraina terhadap infrastruktur energi Rusia.
  • Zelenskyy menegaskan kapasitas produksi minyak Rusia turun sekitar 10 persen karena penangguhan ratusan sumur, dan serangan jarak jauh Ukraina dianggap efektif menekan pendapatan perang Moskow.
  • Rusia melalui juru bicara Dmitry Peskov menyerukan kelanjutan negosiasi damai dengan Ukraina yang sempat terhenti, berharap Amerika Serikat kembali berperan sebagai mediator utama.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyys, mengatakan bahwa Rusia menuju kebangkrutan. Sebab, anggaran negaranya mengalami defisit yang dalam selama 5 bulan terakhir. 

“Melihat pendapatan negara Rusia secara menyeluruh dalam 5 bulan, defisit anggaran mereka semakin membesar dan lebih besar dari yang direncanakan selama setahun,” tuturnya, dikutip dari Ukrinform, Selasa (19/5/2026). 

Beberapa tahun terakhir Ukraina terus melancarkan serangan ke infrastruktur energi Rusia. Langkah ini untuk menekan Rusia dan mengurangi pendapatan dari minyak untuk membiayai perang. 

1. Sebut Rusia kehilangan 10 persen kapasitas produksi minyak

Zelenskyy menyampaikan bahwa sesuai analisa internal Rusia, terdapat upaya untuk menyembunyikan masalah di dalam negeri. Menurutnya, indikator terlihat dari turunnya kapasitas produksi minyak imbas penangguhan operasional 400 sumur. 

“Melihat ekstraksi minyak di Rusia, ini adalah kerugian besar dan membangun kembali sumur minyak di Rusia lebih sulit dibandingkan negara lain. Kapasitas produksi minyak Rusia menurun setidaknya 10 persen dalam beberapa bulan,” ungkapnya, dikutip dari United24

Presiden Ukraina keenam itu menyatakan, sanksi berupa serangan jarak jauh Ukraina sudah bekerja. Ia mengatakan akan terus mengekspansi serangan ke infrastruktur energi Rusia. 

2. Ukraina akan mendorong Rusia mengakhiri perang

Pada saat yang sama, Zelenskyy mengutarakan bahwa selain kehabisan uang untuk perang, uang Rusia juga tidak cukup untuk gaji. Menurutnya, setiap serangan Ukraina ke Rusia bertujuan mengakhiri perang. 

“Mereka sudah memiliki sejumlah wilayah yang di ambang kebangkrutan. Presiden Rusia, Vladimir Putin mengarahkan negaranya ke arah kebangkrutan dan sejumlah skema untuk mendapatkan uang tidak akan dapat membantu mereka,” terangnya, dilansir RBC Ukraine.

3. Rusia serukan kelanjutan negosiasi perdamaian dengan Ukraina

Di sisi lain, Rusia sudah menyerukan lanjutan negosiasi dengan Ukraina untuk mengakhiri perang. Dialog antara Rusia dan Ukraina yang dimediasi oleh Amerika Serikat (AS) terhenti sementara dalam beberapa bulan terakhir. 

Dilansir The Kyiv Independent, Juru Bicara Kepresidenan Rusia, Dmitry Peskov mengharapkan agar negosiasi damai dapat berlanjut. Ia berharap agar AS dapat melanjutkan upaya untuk menjadi mediator dan juru damai untuk kedua negara.  

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team