Ukraina Sebut Rusia Akan Serang Negaranya dan NATO dari Belarus

- Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menuduh Rusia berusaha menyeret Belarus ke perang dan memerintahkan penguatan pertahanan di poros Chernihiv-Kiev untuk menghadapi potensi serangan.
- Zelenskyy memperingatkan kemungkinan Rusia melancarkan serangan terhadap negara anggota NATO melalui wilayah Belarus, terutama di area Suwalki Gap yang berbatasan dengan Polandia dan Lithuania.
- Presiden Belarus Alexander Lukashenko mengumumkan mobilisasi militer, melakukan inspeksi pasukan cadangan, serta menyiapkan rencana pertahanan nasional menghadapi situasi keamanan yang semakin tegang.
Jakarta, IDN Times - Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy, mengatakan bahwa Rusia terus berupaya menyeret Belarus dalam perang. Ia menyebut, Rusia sudah menghubungi Presiden Belarus, Alexander Lukashenko dan mendorongnya ikut dalam agresi.
“Saya menerima kabar dari intelijen bahwa Moskow berusaha meyakinkan Lukashenko untuk bergabung dalam agresi. Kami akan mempertahankan diri dan rakyat kami jika Belarus memutuskan mendukung keinginan Rusia,” teranganya, dilansir TVP World, Sabtu (16/5/2026).
Sebulan lalu, Zelenskyy sudah memperingatkan soal rencana Rusia menyeret Belarus dalam perang. Langkah ini menyusul pemanggilan pasukan komponen cadangan di Belarus.
1. Zelenskyy perintahkan penguatan pertahanan di Chernihiv-Kiev
Zelenskyy mengumumkan penguatan pertahanan di poros Chernihiv-Kiev. Langkah ini untuk mencegah kemungkinan serangan Rusia dan kemungkinan ikut campurnya Belarus dalam perang di Ukraina.
“Kami akan memperkuat poros Chernihiv-Kiev. Kami juga memiliki dokumen Rusia yang berencana menargetkan serangan di Kiev dan beberapa kota di Ukraina lainnya. Mereka akan menargetkan fasilitas politik, militer di mana pemimpin militer berada, termasuk di Jalan Bankova,” dikutip dari Ukrinform.
Menurutnya, Rusia merencanakan langkah ini sejak lama dan sudah belajar dari perang di Iran. Moskow berusaha mencari lokasi keberadaan pemimpin politikus Ukraina, intelijen, dan pasukan khusus.
2. Zelenskyy peringatkan Rusia mungkin menyerang NATO lewat Belarus

Pada saat yang sama, Zelenskyy memperingatkan, Rusia kemungkinan akan melancarkan serangan ke negara anggota NATO lewat Belarus. Moskow mungkin akan menargetkan Suwalki Gap di perbatasan Polandia dan Lithuania.
Sebulan terakhir, Ukraina sudah melihat adanya aktivitas pembangunan fasilitas latihan militer dan rute logistik di perbatasan Belarus. Namun, pasukan Rusia yang berada di Belarus dinilai belum cukup untuk meluncurkan serangan ofensif ke Ukraina.
3. Belarus sudah mempersiapkan perang

Pekan ini, Lukashenko sudah mengumumkan mobilisasi unit militer dan mempersiapkan dalam operasi militer. Ia sudah meluncurkan pengecekan dan persiapan personel militer, serta rencana pertahanan masa depan Belarus.
Dilansir United24, lebih dari 6 ribu pasukan komponen cadangan Belarus sudah ikut dalam inspeksi dan latihan militer. Presiden Belarus itu menyerukan agar Belarus harus memiliki senjata dan sistem militer yang sesuai dengan medan dan kondisi lokasi peperangan.


















