Jakarta, IDN Times - Menteri Luar Negeri (Menlu) Ukraina, Andrii Sybiha menolak proposal Rusia untuk memasukkan anak-anak Ukraina dalam daftar pertukaran tawanan perang. Menurutnya, kebebasan anak-anak Ukraina tidak bisa jadi syarat.
“Hari ini, saya mengungkapkan secara resmi bahwa nasib anak-anak Ukraina tidak akan pernah menjadi bagian dari kompromi. Rusia sudah menawarkan anak-anak dalam pertukaran tawanan perang. Ini tidak dapat diterima,” ujarnya, dikutip dari TVP World, Rabu (13/5/2026).
