Jakarta, IDN Times - Pemerintah Provinsi Gyeongsang Selatan, Korea Selatan (Korsel), mengonfirmasi kasus pertama Demam Babi Afrika (African swine fever/ASF) di wilayahnya pada Rabu (4/2/2026). Sebagai respons darurat, pemerintah mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk mencegah penyebaran virus dan berencana untuk memusnahkan babi yang terinfeksi.
Korea JoongAng Daily melaporkan, otoritas akan memusnahkan sekitar 3.900 babi dari peternakan di Kabupaten Changnyeong. Wilayah tersebut mencakup 2.400 ekor dari peternakan yang terinfeksi dan 1.500 ekor dari peternakan dalam radius 500 meter.
