Benteng Marlborough di Bengkulu punya banyak cerita yang menggetarkan jiwa. Bangunan megah ini bukan sekadar tumpukan batu tua, melainkan saksi bisu perjalanan panjang sejarah Indonesia. Didirikan oleh kongsi dagang East India Company (EIC) antara tahun 1714 hingga 1719, benteng ini merupakan warisan kolonial Inggris yang monumental. Ia berdiri gagah di tepi Pantai Tapak Padri, menghadap langsung Samudra Hindia yang luas.
Tujuan pembangunannya sangat jelas, yaitu sebagai basis pertahanan dan pusat perdagangan rempah kala itu. Kehadirannya menggantikan Benteng York yang sebelumnya dianggap kurang strategis dan rentan penyakit. Nama "Marlborough" sendiri diambil dari seorang jenderal militer Inggris ternama, John Churchill Duke of Marlborough, untuk mengenang jasanya. Kini, benteng bersejarah ini masih kokoh berdiri dan menjadi daya tarik wisata di Bengkulu, menawarkan kisah dari masa lalu. Berikut adalah lima fakta Benteng Marlborough yang bikin kita menganga!
