Biara Sümela di Trabzon, Turki, adalah salah satu bangunan keagamaan paling dramatis di kawasan Laut Hitam. Kompleks ini berdiri di sisi tebing curam di Lembah Altındere, di wilayah Maçka, dan dari kejauhan tampak seolah menempel langsung pada dinding batu. Menurut Kültür ve Turizm Bakanlığı, posisinya berada sekitar 300 meter di atas lembah, sehingga wajar bila tempat ini sering dianggap sebagai contoh ekstrem hubungan antara lanskap alam dan arsitektur manusia.
Daya tarik Sümela bukan hanya karena pemandangannya yang menantang, tetapi juga karena lapisan sejarah dan konservasinya yang panjang. UNESCO mencatat bahwa biara ini berasal dari abad ke-4, sementara kulturportali menyebut pembangunan awalnya terus berkembang hingga abad ke-19. Di dalamnya ada unsur seni, ruang ibadah, dan jejak penggunaan berabad-abad yang menjadikannya bukan sekadar destinasi wisata, melainkan juga tentang perubahan fungsi bangunan di lingkungan yang sangat curam.
