Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Kota Yerevan di Armenia
kota Yerevan di Armenia (commons.wikimedia.org/Սէրուժ Ուրիշեան (Serouj Ourishian))

Intinya sih...

  • Yerevan adalah salah satu kota tertua yang masih dihuni, dengan sejarah lebih dari 2.800 tahun dan jejak awal permukiman terlihat dari Erebuni Fortress.

  • Kota ini dikenal sebagai "Pink City" karena bangunannya dibangun menggunakan batu tuf vulkanik berwarna merah muda, menciptakan nuansa hangat dan seragam pada lanskap kota.

  • Yerevan merupakan pusat budaya Armenia dengan banyak museum, galeri seni, landmark modern seperti Cascade Complex, serta pemandangan Gunung Ararat yang ikonik.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Yerevan adalah ibu kota sekaligus kota terbesar di Armenia, yang dikenal sebagai salah satu kota tertua di dunia dengan sejarah yang bisa ditelusuri lebih dari 2.800 tahun. Sebagai pusat budaya, politik, dan ekonomi Armenia, Yerevan memadukan jejak masa lalu dengan kehidupan kota modern yang dinamis. Kota ini juga dikenal karena pemandangan menakjubkan Gunung Ararat yang menjulang di kejauhan, simbol penting bagi bangsa Armenia secara budaya dan historis.

Keunikan arsitektur, suasana perkotaan yang ramai, serta kekayaan tradisi membuat Yerevan menjadi tujuan favorit para wisatawan dari seluruh dunia. Setiap sudut kota menyimpan cerita panjang dari masa kerajaan kuno hingga era Soviet dan masa kini. Berikut 5 fakta menarik kota kuno ini.

1. Salah satu kota tertua yang masih dihuni

benteng erebuni di Yerevan (commons.wikimedia.org/Armen Manukov)

Sejarah Yerevan dimulai sejak abad ke-8 SM, menjadikannya salah satu kota tertua di dunia yang masih berpenghuni hingga kini. Wikivoyage menyebutkan bahwa jejak awal permukiman dapat dilihat dari Erebuni Fortress, sebuah benteng kuno yang dibangun pada 782 SM oleh Raja Argishti I. Situs ini dianggap sebagai cikal bakal kota Yerevan modern.

Selama berabad-abad, Yerevan mengalami berbagai dinamika kekuasaan, mulai dari kerajaan Armenia kuno hingga pengaruh Persia, Ottoman, dan Rusia. Setiap periode sejarah tersebut meninggalkan jejak budaya, arsitektur, dan tradisi yang masih dapat ditemukan hingga kini. Perpaduan berbagai lapisan sejarah inilah yang membentuk karakter Yerevan sebagai kota tua yang terus hidup dan berkembang.

2. Arsitektur pink city yang ikonik

kota Yerevan di Armenia (commons.wikimedia.org/Vyacheslav Argenberg)

Yerevan dijuluki "Pink City" karena sebagian besar bangunan bersejarah dan pusat kota dibangun menggunakan batu tuf vulkanik berwarna merah muda. Material alami ini memberikan nuansa hangat dan seragam pada lanskap kota, terutama saat terkena cahaya matahari sore. Julukan tersebut kemudian melekat sebagai identitas visual khas Yerevan.

Dilansir Smithsonian magazine, penggunaan batu tuf merah muda semakin terlihat jelas di kawasan Republic Square, yang menjadi jantung aktivitas kota. Gedung-gedung penting seperti Museum Sejarah Armenia dan Balai Kota mengelilingi alun-alun ini dengan gaya arsitektur yang harmonis. Perpaduan warna, tata ruang, dan desain bangunan menciptakan kesan estetis yang kuat dan mudah dikenali oleh pengunjung.

3. Pusat budaya dengan banyak museum dan galeri

museum sejarah nasional Armenia (commons.wikimedia.org/Alexxx1979)

Yerevan dikenal sebagai pusat budaya Armenia dengan keberadaan banyak museum dan galeri seni penting. Dilansir yerevan.am, salah satu yang paling terkenal adalah History Museum of Armenia, yang menyimpan ratusan ribu artefak dari berbagai periode sejarah bangsa Armenia. Koleksinya mencakup peninggalan arkeologis, benda etnografi, hingga dokumen sejarah modern.

Selain museum sejarah, Yerevan juga memiliki galeri seni, museum khusus, dan ruang pamer kontemporer yang tersebar di pusat kota. Tempat-tempat ini menampilkan karya seni klasik hingga modern, baik dari seniman Armenia maupun internasional. Kehadiran beragam institusi budaya tersebut menjadikan Yerevan kota yang hidup secara intelektual dan artistik.

4. Landmark modern dan ruang publik yang hidup

yerevan cascade di Armenia (commons.wikimedia.org/Tiia Monto)

Yerevan tidak hanya dikenal sebagai kota tua, tetapi juga memiliki berbagai landmark modern yang ikonik. Visit Armenia menyebutkan bahwa salah satu yang paling terkenal adalah Cascade Complex, sebuah struktur tangga monumental yang menghubungkan pusat kota dengan area perbukitan. Kompleks ini dipadukan dengan taman, galeri seni terbuka, dan instalasi seni kontemporer.

Cascade menjadi tempat favorit warga lokal dan wisatawan untuk berjalan santai, berolahraga, atau menikmati pemandangan kota. Dari puncak tangga, pengunjung dapat melihat panorama Yerevan dengan latar Gunung Ararat saat cuaca cerah. Ruang publik seperti ini memperlihatkan wajah modern Yerevan yang terbuka dan ramah bagi pejalan kaki.

5. Pemandangan gunung ararat yang menginspirasi

pemandangan gunung ararat di musim semi (commons.wikimedia.org/Սէրուժ Ուրիշեան (Serouj Ourishian))

Gunung Ararat menjadi latar alam paling ikonik yang bisa dilihat dari berbagai sudut kota Yerevan. Pada hari cerah, siluet dua puncak Ararat tampak menjulang jelas di cakrawala dan menciptakan pemandangan yang sangat fotogenik. Panorama ini membuat suasana kota terasa dramatis sekaligus sarat makna sejarah.

Dilansir ArmenPress, meski secara geografis berada di wilayah Turki, Gunung Ararat memiliki ikatan emosional yang kuat dengan bangsa Armenia. Gunung ini kerap muncul dalam seni, sastra, hingga simbol nasional Armenia sebagai lambang identitas dan ketahanan budaya. Bagi warga Yeveran, memandang Ararat bukan sekadar menikmati alam, tetapi juga mengenang akar sejarah dan spiritual mereka.

Yerevan adalah kota yang memadukan sejarah kuno, arsitektur yang memukau, dan kehidupan modern yang dinamis. Dari julukan "Pink City" hingga pemandangan Gunung Ararat yang memukau, Yerevan menawarkan pengalaman wisata yang lengkap dan penuh makna. Kota ini bukan sekadar destinasi, ia adalah cerita hidup tentang waktu, budaya, dan identitas Armenia yang terus berdenyut hingga kini.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team