Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
5 Hewan Darat dengan Kaki Lebih dari Empat, Ada Kaki Seribu
kaki seribu (commons.wikimedia.org/Katja Schulz)
  • Beberapa hewan darat seperti kaki seribu, kelabang, laba-laba, serangga, dan isopoda memiliki lebih dari empat kaki dengan fungsi unik untuk bergerak di berbagai habitat.
  • Kaki seribu bisa memiliki hingga 1.306 kaki pada spesies Eumillipes persephone yang ditemukan di Australia tahun 2021, sedangkan kelabang punya taring beracun untuk melindungi diri.
  • Laba-laba berevolusi sejak 500 juta tahun lalu dengan delapan kaki sensitif terhadap getaran, sementara serangga dan isopoda memanfaatkan enam hingga empat belas kaki untuk keseimbangan dan perlindungan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Secara umum, hewan darat seperti mamalia, burung, dan reptil hanya punya dua hingga empat kaki. Jumlah tersebut sangat efisien bagi hewan, entah untuk berjalan, melompat, berlari, mencari makanan, hingga memanjat. Namun, tak sedikit hewan darat dengan kaki lebih dari empat, lho.

Beberapa di antaranya adalah kaki seribu, kelabang, laba-laba, hingga serangga. Jumlah kaki mereka juga beragam, mulai dari enam, delapan, belasan, bahkan mencapai ratusan. Penasaran bagaimana cara mereka berjalan dengan kaki sebanyak itu? Berikut penjelasan lengkapnya!

1. Kaki seribu (400-1000 kaki)

kaki seribu (commons.wikimedia.org/Paul Marek)

Secara umum, kaki seribu hanya memiliki 40-400 kaki tergantung spesiesnya. Kakinya bergerak beriringan agar kaki seribu bisa bergerak melewati berbagai rintangan, mulai dari semak-semak, bebatuan, hingga area lembap. Gerakan hewan ini terhitung lambat dan ia akan menggulung diri menjadi bola ketika merasa terancam.

Awalnya, spesies dengan kaki terbanyak hanya memiliki 750 kaki. Namun, artikel di jurnal Nature menjelaskan kalau ada satu spesies bernama Eumillipes persephone yang memiliki 1,306 kaki. Spesies tersebut pertama ditemukan pada 2021 dan berasal dari wilayah Australia. Menariknya, ia merupakan hewan yang hidup di kedalaman 60 meter di bawah tanah.

2. Kelabang (10-300 kaki)

kelabang (commons.wikimedia.org/Katja Schulz)

Laman Terminix menerangkan kalau kelabang biasanya memiliki sekitar 10-300 kaki. Jumlah kaki yang berlimpah tersebut memudahkan kelabang untuk menjangkau area yang sulit, seperti bebatuan, lubang, semak-semak, area berkayu, hingga daerah berair. Berbeda dari kaki seribu yang gerakannya lambat, kelabang justru bisa bergerak dengan sangat cepat.

Kelabang juga memiliki sepasang kaki depan yang sudah dimodifikasi menjadi taring. Taring tersebut bisa digunakan untuk menggigit dan menyuntikkan bisa ke predator atau mangsa. Selain itu, sepasang kaki paling belakangnya juga memiliki rambut-rambut halus yang bisa mendeteksi gerakan.

3. Laba-laba (8 kaki)

laba-laba (commons.wikimedia.org/Volodymyr Vlasenko)

Laba-laba merupakan invertebrata predator yang memiliki delapan buah kaki. Kakinya berlokasi di bagian samping badan, bentuknya memanjang, dan sangat efektif untuk memanjat. Dilansir LiveScience, kaki laba-laba sudah berevolusi sejak 500 juta tahun yang lalu pada periode kambrian. Kala itu, nenek moyang laba-laba hidup di laut dan punya jumlah kaki yang sama.

Delapan kaki laba-laba juga memudahkan pergerakan hewan kecil ini. Ia bisa memanjat dengan lincah, masuk lubang sempit, bahkan mampu bergerak gesit menggunakan delapan kakinya. Tak hanya itu, bahkan beberapa spesies bisa berenang dan bergerak di atas air berkat kakinya. Kaki laba-laba juga ditumbuhi rambut halus yang sensitif dan bisa mendeteksi getaran.

4. Serangga (6 kaki)

serangga (unsplash.com/Juan Pablo Mascanfroni)

Enam buah kaki merupakan ciri khas dari semua spesies serangga, entah itu lalat, nyamuk, ngengat, atau kumbang. Dilansir Ask Dr. Universe, salah satu keuntungan dari memiliki enam kaki adalah serangga menjadi lebih seimbang saat berjalan. Serangga juga bisa mengubah arah dengan mudah, meningkatkan kecepatannya saat bergerak, bahkan enam buah kaki membuat serangga bisa menghindari predator dengan lebih mudah. Cara bergeraknya juga unik di mana serangga akan menapakkan tiga buah kaki terlebih dahulu.

5. Isopoda (belasan kaki)

isopoda (commons.wikimedia.org/Brandon Antonio Segura Torres dan Priscilla Vieto Bonilla)

Isopoda dewasa biasanya memiliki 7 pasang atau sekitar 14 buah kaki. Isopoda sendiri bukan termasuk serangga, tapi ia merupakan krustasea sehingga kekerabatannya lebih dekat dengan hewan laut seperti kepiting, udang, dan lobster. Selain di daratan, isopoda juga hidup di laut, khususnya perairan dalam. Isopoda darat umumnya juga lebih kecil dari dari isopoda laut. Sama seperti kaki seribu, isopoda darat juga akan menggulung diri menyerupai bola ketika merasa terancam. Isopoda sendiri biasanya hidup di area lembap atau di dalam kayu mati.

Jumlah kaki yang lebih dari empat memberikan keuntungan tersendiri. Di balik bentuk tubuhnya yang cukup aneh, semua hewan tersebut juga bisa bertahan hidup di berbagai tipe habitat dan lingkungan. Hal tersebut membuktikan kalau jumlah kaki merupakan hal yang sangat penting bagi beberapa hewan. Jika hanya memiliki dua atau empat kaki, mereka tak akan bisa bertahan hidup.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team