TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Gabung di IDN Times

6 Fakta Springtail, Berkontribusi Positif Terhadap Lingkungannya 

Springtail menyukai tempat yang lembap 

Springtail (commons.wikimedia.org/Brendan O'Loughlin)

Intinya Sih...

  • Springtail adalah serangga primitif yang hidup di tempat lembap
  • Springtail memiliki 600 spesies berbeda dan ditemukan di seluruh dunia, kecuali Antartika dan gurun
  • Springtail penting bagi perkebunan karena mengurai sisa tanaman mati, memakan jamur, dan mengubahnya menjadi tanah subur

Famili Heksapoda merangkumkan semua ras serangga. Dulunya, collembola atau springtail masih bagian dari heksapoda sehingga springtail adalah serangga. Kini, collembola atau springtail tidak lagi dianggap sebagai serangga, namun termasuk serangga primitif.

Nama collembola pertama kali diberikan oleh John Lubbock pada 1871 dalam monografinya tentang collembola atau thysanura. Ciri khas utama spiringtail adalah tak memiliki sayap membuat mereka tak bisa terbang, hanya mengandalkan lompatan saja.

Springtail bertipe cryptozoa merupakan hewan kecil yang hidup dalam kegelapan dan kondisi kelembapan relatif tinggi. Mereka juga dikenal mengurai lingkungan tumbuhan di sekitarnya. Simak penjelasan lengkap dari springtail untuk kamu.        

1. Habitat yang disukai springtail

Springtail (commons.wikimedia.org/Mvuijlst)

South African National Biodiversity Institute melansir, sprintail biasanya ditemukan di kondisi lembap yang berada di lingkungan perkotaan. Selain itu, mereka juga ditemukan di kolam, toilet, wilayah perairan lainnya, tanaman, kayu lanskap, area pembibitan, tempat hijau di alam bebas, serasah daun dan lumut.

Springtail ditemukan di seluruh dunia kecuali Antartika dan gurun dengan lebih dari 600 spesies berbeda. Biasanya di dalam ruangan, springtail ditemukan di area ramah kelembapan seperti kamar mandi, ruang bawah tanah dan dapur. Di luar ruangan, mereka juga ditemukan di pantai, muara bahkan daerah kutub, lho.  

2. Ciri fisik springtail

Springtail (commons.wikimedia.org/NTNU Vitenskapsmuseet)

Missouri Department of Conservation memaparkan, mirip dengan serangga, springtail memiliki enam kaki, lonjong dan memanjang. Lantaran mengandalkan lompatan, springtail menggunakan ekornya yang menempel pada perutnya. Warna springtail beragam mulai dari cokelat, abu-abu, hitam, putih dan warna-warni.

Furcula (ekor bercabang) nya dilipat di bawah perut dan kait. Ketika tenakulum dilepaskan, furcula menjadi lurus membuat hewan tersebut melompat ke atas. Springtail memiliki tabung kecil memanjang ke bawah. Mereka mempunyai sisik kecil pada sayapnya di mana sisiknya terlihat berwarna-warni.

Springtail memiliki antena pendek sebanyak 4-6 segmen. Springtail tampak memiliki 2 mata, walau sebenarnya di kedua bintik hitamnya merupakan kumpulan 8 mata tunggal. 6 matanya berfungsi merasakan terang atau gelap, sedangkan 2 lainnya mendeteksi cahaya yang terpolarisasi. Ukuran springtail hanya 1/8 inci, lho.

3. Bagaimana springtail berkomunikasi?

Springtail (commons.wikimedia.org/Kjetil Fjellheim)

Antena berada di kepala springtail digunakan untuk bermanuver dan berkomunikasi dengan sesama springtail di sekitarnya. Sentuhan adalah cara komunikasi lainnya dengan menggerakan organ tersebut menggunakan antenanya.

Mereka juga menggunakan feromon seperti serangga lainnya untuk memberi sinyal tanda bahaya dan berkumpul dengan sesamanya untuk makan, berganti kulit, kawin serta bertelur. Penciuman juga digunakan untuk membantu springtail menemukan makanannya seperti alga, spora, tunas muda, serbuk sari dll.

Baca Juga: 14 Serangga yang Bisa Dimakan, Sulit Dipercaya tapi Rasanya Enak!

4. Selama musim hujan, reproduksi springtail meningkat cepat

Springtail (commons.wikimedia.org/Andy Murray)

Biasanya, springtail dapat berkembang biak dengan cepat selama musim hujan sepanjang tahun. Springtail betina mengambil spermatofor (wadah kecil berisi sperma) dari si jantan dengan memasukannya ke dalam alat kelaminnya.

Ketika sudah remaja ukurannya lebih kecil dan berwarna lebih dibandingkan tahap dewasanya. Hewan ini hanya mengalami 4 kali pergantian kulit. Beberapa spesies biasanya berkembang biak di bawah permukaan tanah melalui parthenogenesis. Sebaliknya, springtail akan mati jika berada di daerah kering atau tidak lembap.

5. Tips buat kamu yang ingin membasmi springtail

Springtail (commons.wikimedia.org/Melissa McMasters)

Meskipun hewan ini suka tempat lembap, mereka tidak menyebarkan penyakit, tidak menggigit, tak menyengat dll. Jika kamu tidak suka adanya kelembapan di rumah. Solusinya ialah membasmi springtail ini.

Menurut Orkin Canada, periksa tempat kondisi lembap dari springtail dengan memperbaiki pipa dan talang yang bocor, tutup retakan dan celah, jauhkan mulsa dari rumah dan pastikan ruangan memiliki ventilasi. Jika sudah terlanjur lembap, langsung hubungi spesialis pengendalian hama profesional.

Verified Writer

FAISAL Faitoshi Ahmad

Pecinta: 1. kebudayaan Jepang, 2. sejarah (Nusantara, dunia, dll), 3. Trivia. Seorang self employed yang sedang berjuang untuk sukses.

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Rekomendasi Artikel

Berita Terkini Lainnya