TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Gabung di IDN Times

5 Tokoh Yahudi yang Sangat Pro Palestina

Tidak semua orang Yahudi mendukung ideologi zionisme

tokh yahudi bela palestina (Dok. pixabay.com/Ri_Ya)

Konflik Israel-Palestina sekarang menjadi perdebatan lantaran adanya agresi Israel ke Jalur Gaza pada 7 Oktober 2023 silam. Konflik ini bermula ketika sekelompok anggota Hamas melakukan serangan di perbatasan Gaza-Israel. Yang di mana, mereka membunuh dan menculik beberapa warga negara Israel ketika mereka sedang menonton festival musik. Akibatnya, pihak Israel membalas dengan melancarkan serangan militer ke wilayah Jalur Gaza.

Beberapa pihak di dunia mengecam agresi militer Israel di Gaza. Bahkan badan PBB menyerukan Hamas dan Israel untuk melakukan gencatan senjata secepatnya. Banyak orang di beberapa negara pun turun ke jalan untuk melakukan protes secara besar-besaran. Tidak terkecuali dengan orang-orang keturunan Yahudi di Amerika. Mereka berkumpul di beberapa kota di sana untuk melakukan demo menentang perang di Gaza. Dari hal tersebut, bisa kita lihat bahwa tidak semua orang Yahudi mendukung ideologi zionisme. Bahkan ada beberapa tokoh Yahudi yang terkenal secara vokal mengkritik kebijakan Pemerintah Israel di Palestina. Dan kali ini saya akan membahas kelimanya.

1. Norman Finklestein

Norman Gary Finklestein adalah seorang profesor sekaligus aktivis asal Amerika keturunan Yahudi. Orang tua Norman adalah salah satu korban perang Nazi yang selamat dan berhasil melarikan diri ke Amerika. Karena latar belakang keluargnya sebagai korban perang Nazi, menjadikan Norman sebagai seorang aktivis pejuang kemerdekaan Palestina. Norman mengganggap bahwa kekejaman yang dilakukan tentara Israel terhadap bangsa Palestina sama buruknya dari apa yang dilakukan tentara Nazi terhadap orang-orang Yahudi di Jerman.

2. Gábor Máté

Gábor Máté adalah seorang dokter terapis sekaligus penulis buku. Sama seperti Norman Finklestein, keluarga Gábor juga salah satu korban perang Nazi di Hunggaria. Pada tahun 1956, Gábor memutuskan untuk bermigrasi ke Kanada untuk mengambil gelar sarjana di Universitas British Colombia. Ketertarikannya terhadap obat-obatan menjadikan dia sebagai seorang dokter terapis. Namun tidak hanya itu saja, Gábor juga sangat vokal dalam menyuarakan kemerdekaan Palestina. Secara lantang Gábor sering sekali mengkritik kebijakan Pemerintah Israel terhadap bangsa Palestina di beberapa media Barat.

3. Noam Chomsky

Siapa yang tidak mengenal tokoh Yahudi yang satu ini. Noam Chomsky adalah seorang Profesor Linguistik sekaligus kritikus politik dan sosial asal Amerika. Noam Chomsky sering sekali mengkritik kebijakan politik luar negeri Pemerintah Amerika. Tidak hanya itu saja, Noam juga mengkritik tentang peran lobby Yahudi di pemerintahan Amerika yang sangat besar dalam konflik Israel-Palestina. Meskipun Noam adalah seorang Yahudi, tetapi banyak juga orang-orang yang pro Israel menentang beliau. Bahkan mereka dengan lantang menyebut bahwa Noam adalah Yahudi yang membenci dirinya sendiri. Meskipun begitu Noam tidak gentar atas tuduhan tersebut. Beliau tetap menyuarakan kritikannya terhadap ideologi zionisme di media dan universitas-universitas di Amerika

Baca Juga: Perbedaan Bani Israil, Yahudi dan Ahlul Kitab

4. Ilan Pappé

Ilan Pappé adalah sejarawan sekaligus politikus yang berasal dari Israel. Di usianya yang ke 18 tahun, ilan bergabung ke dalam tentara Israel yang dikenal dengan sebutan IDF (Israel Defense Forces). Selain itu, ilan juga pernah bergabung sebagai aktifis politik untuk partai komunis di Israel. Selama menjadi aktivis, ilan sering menyerukan untuk memboikot Israel. Beliau juga sering mengkritik kebijakan Pemerintah Israel atas kependudukan di Palestina. Karena itulah banyak orang-orang yang Pro Israel menuduh Ilan sebagain anti semite. Anti semite adalah sebuah istilah yang dipakai untuk orang-orang yang mengkritik Yahudi atau zionisme. Tidak hanya itu, Ilan juga sudah menulis beberapa buku tentang politik zionisme Israel. Dan salah satu bukunya yang sangat kontroversial adalah The Ethnic Cleansing of Palestine.

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Rekomendasi Artikel

Berita Terkini Lainnya