TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Gabung di IDN Times

3 Fenomena Ajaib Hujan di Dunia, Aneh Tapi Nyata

Ketika hujan yang turun tidak selalu berupa air

ilustrasi hujan (pexels.com/Andrey Grushnikov)

Di awal tahun, beberapa daerah mulai memasuki musim penghujan di Indonesia. Sudah tidak aneh mendengar berita banjir di berbagai wilayah. Bisa dibilang, musim hujan di Indonesia berlangsung seperti biasanya.

Namun, tahukah kamu? Di belahan dunia lain pernah terjadi hujan yang benar-benar tidak biasa, lho! Misalnya, air hujan yang turun warnanya bikin curiga karena tidak bening. Yang lebih aneh lagi, terjadi juga hujan namun yang turun bukan air seperti biasanya!

Wah, seperti apa sih fenomenanya? Yuk, simak penjelasan berikut!

1. Hujan merah di Kerala, India

ilustrasi kehujanan (pexels.com/Genaro Servín)

Siapa yang tidak ngeri melihat hujan yang airnya semerah darah? Begitulah kira-kira yang dirasakan oleh warga India Selatan, tepatnya di Kerala, pada tahun 2001 silam. Pada saat itu, diketahui bahwa langit berubah menjadi warna merah, diikuti dengan air hujan berwarna serupa.

Fenomena ini awalnya diduga karena jatuhnya ledakan meteor yang mempengaruhi warna hujan. Ada juga dugaan lain yang mengatakan bahwa hujan merah disebabkan oleh banyaknya debu merah yang terbawa angin dari Gurun Sahara. Dugaan yang satu ini muncul karena pernah ada kasus serupa di Inggris pada tahun 1903.

Namun, seperti yang dilansir di New World Encyclopedia, pada tahun 2006 ada dugaan lain bahwa partikel berwarna pada hujan tersebut mungkin adalah sel dari luar bumi. Pernyataan yang cukup mencuri perhatian dunia kala itu disampaikan oleh dua ilmuwan dari Mahatma Gandhi University di Kottayam. Fenomena ini masih ditindaklanjuti dengan investigasi lanjutan mengenai teori-teori dan penelitian terkait.

Baca Juga: 6 Fakta Fenomena Alam Pelangi yang Jarang Diketahui

2. Hujan es bola di Bogota, Kolombia

ilustrasi hujan malam hari (pexels.com/Masood Aslami)

Hidup di negara dua musim kadang bikin kita takjub kalau mendengar fenomena hujan es. Nah, siap-siap tambah takjub mendengar fenomena hujan yang satu ini. Pasalnya, di Kolombia pernah terjadi hujan es sebesar bola golf, lho!

Kejadian ini menimpa wilayah Bogota pada tahun 2017. Kerusakan yang diakibatkan oleh hujan tersebut cukup parah, terutama pada tanaman dan infrastruktur di sana. Dipercaya bahwa hujan es bola ini disebabkan oleh berbagai faktor, seperti cold front yang kuat dan adanya sistem tekanan rendah di wilayah tersebut.

Sebenarnya, fenomena hujan es bukanlah hal baru bagi penduduk Amerika Selatan. Menurut penelitian NCBI, frekuensi hujan es di Amerika Selatan memang relatif lebih tinggi dibandingkan wilayah lain, terutama di wilayah Mendoza dan Patagonia. Studi lain juga menemukan bahwa dinamika badai petir yang terjadi di Kolombia ada hubungannya dengan fenomena hujan es di sana. Meskipun begitu, ukurannya yang lebih besar dari hujan es biasa menjadikan fenomena hujan es bola sebagai fenomena yang abnormal.

Writer

Hana Lifia

I write intriguing contents for you to discover.

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Rekomendasi Artikel

Berita Terkini Lainnya