TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Gabung di IDN Times

5 Fakta Unik Wombat, Hewan Berkantong Terbalik dari Benua Australia

Penampilannya seperti kubus berjalan!

Seekor wombat yang ditemukan di Pulau Maria, Tasmania, Australia. (commons.wikimedia.org/Snowmanradio)

Wombat adalah hewan endemik Australia yang punya banyak keunikan. Mereka dikenal sebagai penggali ulung yang mampu membuat terowongan bawah tanah yang saling terkoneksi dengan struktur yang sangat kompleks.

Bila diperhatikan lebih saksama, wombat memiliki bentuk tubuh yang unik karena cenderung kotak. Ternyata, bentuk anatomi seperti itu memang disesuaikan dengan gaya hidup dan juga untuk mempertahankan diri. Supaya bisa mengenal wombat lebih jauh, mari simak fakta menariknya di bawah ini!

1. Kantong anak menghadap ke belakang

ilustrasi seekor wombat (unsplash.com/Nico Smit)

Bicara tentang hewan berkantong dari Australia, biasanya yang pertama kali teringat adalah kanguru. Hewan ini memiliki kantong yang menghadap ke arah depan untuk membesarkan anaknya.

Berbeda dengan kanguru, kantong wombat justru menghadap ke belakang. Diungkap oleh WWF, wombat adalah hewan yang sangat aktif menggali, sehingga kantong yang “terbalik” tersebut berfungsi agar tanah dan kotoran lain tidak masuk dan mengganggu anak yang berada di dalamnya. Keren!

Baca Juga: 5 Fakta Menarik Buaya Siamese, Hewan Asli Asia Tenggara

2. Punya kemampuan berlari yang tidak bisa diremehkan

Wombat yang ada di Australia Zoo. (commons.wikimedia.org/Acabashi)

Dilansir Australia Zoo, ukuran panjang tubuh wombat sekitar 90 sentimeter dengan berat badan berkisar antara 20 hingga 39 kilogram, serta tubuh yang tampak padat. Dengan penampilan ini, wombat terlihat seperti hewan yang pergerakannya lambat.

Namun, jangan dulu tertipu. Wombat rupanya bisa berlari dengan kecepatan mencapai 40 kilometer per jam, khususnya bila merasa terancam, seperti dilansir Good Living. Kalau kamu balap lari dengan wombat, siapa yang akan menang?

3. Memiliki strategi pertahanan diri yang unik

ilustrasi seekor wombat (unsplash.com/Meg Jerrard)

Memiliki cakar yang kuat dan tajam untuk menggali tanah ternyata bukan satu-satunya cara wombat melindungi diri. Bila diperhatikan lebih lanjut, hewan yang satu ini memiliki bentuk tubuh seperti kubus, terutama di tubuh bagian belakang.

Anatomi seperti ini ternyata bukan tanpa alasan. Australian Geographic melaporkan, pantat wombat yang cenderung kotak tersebut sangat kuat dan digunakan untuk memblokade sarang dari predator atau hewan lain yang tidak diharapkan kehadirannya.

Selain berfungsi sebagai penghalang, pantat tersebut juga mampu untuk menghancurkan lawan. Hasilnya, sarang akan aman dari berbagai ancaman.

4. Menghasilkan kotoran berbentuk kubus

ilustrasi seekor wombat (unsplash.com/Debbie Ducic)

Tidak hanya bentuk anatomi tubuh saja yang “serbakotak”, ternyata wombat juga menghasilkan kotoran dengan bentuk kubus. Smithsonian Magazine melaporkan, proses pencernaan wombat empat kali lebih lambat dari manusia, sehingga menghasilkan kotoran yang jauh lebih kering dan usus berkontraksi secara halus sedemikian rupa hingga kotoran berbentuk kubus.

Dilansir WWF, bentuk kubus bertujuan agar kotoran tidak mudah menggelinding saat digunakan untuk menandai teritorial dari wombat. Sungguh sebuah mekanisme yang sangat cerdik!

Baca Juga: 5 Hewan Paling Pelupa di Dunia, Pikunnya Bukan Main!

Verified Writer

Ratna Kurnia Ramadhani

Manusya mriga satwa sewaka.

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Rekomendasi Artikel

Berita Terkini Lainnya