Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Apakah Bentuk Mata Berpengaruh Terhadap Penglihatan Hewan?
mata hewan (commons.wikimedia.org/Alexander Klink)
  • Bentuk mata hewan mencerminkan kebiasaan hidupnya; pupil vertikal umum pada predator nokturnal, sedangkan pupil horizontal dimiliki herbivor untuk memperluas sudut pandang dan kewaspadaan.
  • Struktur mata menentukan kemampuan penglihatan; serangga dengan compound eyes melihat dari banyak arah, sementara hewan bermata depan memiliki penglihatan tiga dimensi yang akurat.
  • Mata hewan berbeda dari manusia karena tiap spesies beradaptasi unik, seperti burung pemangsa yang melihat jauh, kupu-kupu yang menangkap spektrum luas, hingga udang mantis dengan miliaran warna.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Mata merupakan salah satu organ tubuh paling penting bagi hewan. Mata digunakan untuk melihat, mendapatkan citra visual, dan akhirnya digunakan untuk mendeteksi lingkungan sekitar. Tiap hewan memiliki bentuk mata yang berbeda, ada yang besar, kecil, berwarna gelap, bahkan ada yang matanya punya pupil vertikal.

Nah, apakah bentuk mata berpengaruh terhadap penglihatan hewan? Selain itu, mengapa hewan memiliki bentuk mata yang berbeda dan bagaimana perbandingannya dengan mata manusia? Apakah ada hewan dengan bentuk mata yang aneh dan tidak biasa? Temukan semua jawabannya di bawah ini, yuk!

1. Bentuk mata menunjukkan kebiasaan hewan

mata hewan (commons.wikimedia.org/Charles J. Sharp)

Bentuk mata (khususnya pupil) bisa menjadi indikator dari kebiasaan atau sifat hewan. Dilansir Science Advances, hewan dengan pupil vertikal biasanya merupakan spesies nokturnal yang aktif pada malam hari. Selain itu, predator penyergap juga umumnya memiliki pupil berbentuk vertikal. Hal tersebut dapat terjadi agar penglihatan mereka bisa lebih fokus ke satu target.

Di sisi lain, hewan dengan pupil horizontal memiliki sudut pandang penglihatan yang lebih luas. Mereka tak hanya bisa melihat bagian depan atau samping, tapi juga bagian belakang tanpa perlu menggerakan kepalanya. Alhasil, mereka sangat waspada dan sensitif dengan gerakan sekecil apapun. Biasanya, pupil horizontal dimiliki oleh herbivor atau hewan yang menjadi mangsa.

2. Bentuk mata menentukan kemampuan penglihatan hewan

mata hewan (commons.wikimedia.org/Charles J. Sharp)

Selain kebiasaan, kemampuan penglihatan hewan juga ditentukan dari bentuk matanya. Salah satunya terlihat pada serangga yang memiliki compound eyes, yaitu satu mata besar yang terdiri atas ratusan mata atau lensa kecil. Dilansir Oprometrist Clinic, compound eyes membuat serangga bisa melihat banyak sudut pandang sekaligus.

Adapun, hewan dengan mata yang berlokasi di bagian depan biasanya memiliki penglihatan binokular. Artinya, hewan bisa melihat secara tiga dimensi sehingga memberikan persepsi dan penglihatan yang lebih akurat. Kemudian, ada juga hewan dengan pupil membulat yang menandakan kalau ia memiliki penglihatan siang hari yang sangat baik serta mampu membedakan warna.

3. Mata hewan sangat berbeda dengan manusia

mata hewan (commons.wikimedia.org/Charles J. Sharp)

Berbagai sumber menjelaskan kalau mata manusia sangat berbeda dari hewan, entah soal cara melihat, cara kerjanya, hingga keahliannya. Mata manusia cenderung lebih presisi, bisa melihat banyak warna, mampu mendeteksi benda secara tiga dimensi, serta bisa melihat pergerakan dengan mudah.

Sementara itu, mata hewan punya fungsi yang spesifik tergantung speisesnya. Contohnya, burung predator punya mata yang bisa melihat mangsa dari jarak beberapa kilometer. Beberapa hewan seperti kupu-kupu juga dibekali kemampuan untuk melihat spektrum cahaya yang lebih luas dari manusia. Selain itu, ada juga hewan yang buta warna dan spesies yang mampu melihat jejak panas.

4. Beberapa hewan dengan mata terunik

mata hewan (commons.wikimedia.org/LeonardoRamos)

Keberagaman hewan tak hanya tercermin dari ukuran dan warnanya. Justru, ada banyak hewan yang punya mata sangat unik, entah dari bentuk, ukuran, kemampuan, hingga kemampuan penglihatannya. Berikut adalah beberapa hewan dengan mata terunik yang dirangkum dari laman Natural History Museum dan Discover Wildife.

  • Tarsier, hewan dengan mata terbesar jika dibandingkan dengan ukuran tubuhnya.

  • Trilobite, hewan dengan mata kompleks pertama di dunia.

  • Cecak, hewan dengan night vision (penglihatan malam) terbaik.

  • Rusa kutub, hewan yang warna matanya bisa berubah tergantung musim.

  • Kelelesa, hewan yang kedua matanya bisa diputar dan bergerak secara mandiri.

  • Udang belalang sembah, hewan yang mampu melihat milyaran spektrum warna.

Bentuk mata sangat berpengaruh terhadap penglihatan hewan, entah itu penglihatan di malam, siang, atau penglihatan saat berburu. Bentuk mata hewan bukan hiasan semata, tetapi sebuah adaptasi yang menunjukkan bagaimana kebiasaan dan kemampuan penglihatan mereka. Tak hanya itu, bahkan ada beberapa hewan yang penglihatannya lebih baik dari manusia.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Topics

Editorial Team