Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
8 Fakta Unik Bateleur, si Elang Akrobatik yang Pendiam
Bateleur (commons.m.wikimedia.org/Derek Keats)

Bateleur merupakan spesies elang berukuran sedang. Panjang tubuhnya mencapai 55-70 cm dengan berat 2-2.6 kg. Nama ilmiahnya adalah Terathopius ecaudatus dan berada dalam famili Accipitridae. Mereka adalah elang yang berwarna dengan kepala lebat, ekornya pendek dan bulu bawah sayapnya berwarna putih.

Bateleur dewasa memiliki bulu berwarna hitam dengan perpaduan warna kastanye di ekornya, abu-abu di bahu, sayapnya kuning kecokelatan dan kulit wajah, paruh juga kakinya berwarna merah. Yuk, mengenal bateleur melalui fakta berikut ini!

1. Wilayah penyebaran bateleur

Bateleur (pixabay.com/Peter Brooks)

Bateleur tersebar di Mauritania, Senegal, Mali, Guinea, Sudan, Ethiopia, Somalia, Namibia, Botswana, Afrika Selatan, Arab Saudi, yaman, Pantai Gading, Kenya, Nigeria, Zambia, Zimbabwe, Togo dan Tanzania. Animalia menginformasikan bahwa mereka menghuni padang sabana terbuka dan hutan di sub-sahara. Mereka juga berada di barat daya Arab.

Beteleur bisa kamu temui di hutan sabana dengan kanopi tertutup, hutan sabana akasia, monape dan miombo. Di Namibia, kamu mungkin bisa menemuinya di hutan tinggi dekat saluran drainase.

2. Bateleur menghabiskan 9 jam per hari untuk berburu

Bateleur (pixabay.com/Herbert Bieser)

Bateleur biasanya menghabiskan 8-9 jam per hari untuk berburu. Sebagai burung pemakan bangkai, menu makanannya tentu saja sangat bervariasi. Kamu bisa saja melihatnya mengikuti tikus dan burung. Sementara di lain hari, mereka menikmati bangkai antelop, jelas Africa Freak.

3. Bateleur suka berjemur

Bateleur (commons.m.wikimedia.org/Bernard Dupont)

Pemandangan bateleur yang berjemur mungkin terlihat menarik. Elang kerap berenang di berbagai perairan untuk mandi, setelahnya mereka membuka sayap besarnya dan berjemur setelahnya. Bateleur berdiri tegap atau berbaring di tanah dengan sayap terbentang. Mereka melakukannya untuk menghangatkan minyak di bulunya agar hangat dan bisa meningkatkan aerodinamisnya.

4. Kulit bateleur berubah warna tergantung suasana hatinya

Bateleur (pixabay.com/Chris Stenger)

Bateleur merupakan hewan yang cukup pendiam, tapi mereka menunjukkan suasana hatinya dengan cara lain. Kulit elang ternyata berubah warna tergantung suasana hatinya, lho. Ketika bateleur dalam kondisi tenang dan santai, kulitnya berwarna merah pucah, terkadang nampak seperti oranye. Jika warnanya merah cerah pada tungkai dan kakinya, itu berarti bateleur sedang bersemangat.

5. Bateleur berkomunikasi melalui vokalisasi

Bateleur (commons.m.wikimedia.org/Bernard Dupont)

Bateleur biasanya tidak terlalu vokal, sama seperti penjelasan pada fakta sebelumnya. Ragam vokalisasinya berupa gonggongan dan jeritan. Tapi, mereka akan sangat defensif ketika seseorang mencoba memasuki wilayahnya, jelas Kidadl.

6. Bateleur sangat akrobatik!

Bateleur (commons.m.wikimedia.org/Bernard Dupont)

Bateleur adalah penerbang yang baik. Mereka kerap melakukan pertunjukan akrobatik dalam penerbangannya yang sangat khas, bahkan terhadap tarian elang bateleur, lho. Pertunjukannya semakin menarik saat masa pendekatan sebelum musim kawin. Kepakan sayapnya yang lebar dan panjang bisa mencapai 1,86 meter. Selain itu, kecepatan terbangnya sekitar 80 km/jam, lho!

7. Bateleur adalah lambang nasional Zimbabwe

Bateleur (commons.m.wikimedia.org/Rmmayorga)

Benar sekali! Bateleur merupakan lambang nasional Zimbabwe. Belum ada alasan pasti mengapa spesies elang satu ini terpilih sebagai lambang nasional, tapi sepertinya itu untuk mewakili spesies elang ikan Afrika. Bagaimana menurutmu?

8. Bateleur setia pada pasangannya

Bateleur (commons.m.wikimedia.org/Bernard Dupont)

Bateleur adalah monogami, mereka berpasangan untuk seumur hidup dan berada di sarang yang sama selama beberapa tahun. Musim kawinnya terjadi tergantung pada wilayah yang ditinggalinya. Musim kawin bateleur yang berada di bagian barat Afrika terjadi dari September hingga Mei.

Sementara di Afrika Timur, itu terjadi sepanjang tahun dan bagian selatan Afrika di bulan Desember hingga Agustus, puncaknya terjadi di bulan Januari hingga April. Betina menghasilkan satu telur yang akan diinkubasi olehnya selama 55 hari.

Bateleur merupakan spesies elang yang menarik, bukan? Bateleur ternyata berpasangan untuk seumur hidup dan tetap berada di sarang yang sama selama beberapa tahun. Musim kawinnya berbeda berdasarkan wilayah yang dihuninya. Apakah kamu tertarik melihat aksi akrobatik mereka secara langsung?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team