ilustrasi sampah plastik (pexels.com/Iqbal farooz)
Mikroplastik adalah cerminan dari kebiasaan manusia yang abai terhadap limbah plastik. Karena itu, perubahan besar bisa dimulai dari hal sederhana, seperti membawa tumbler sendiri, menolak sedotan plastik, memilih bahan pakaian alami, dan mendukung produk ramah lingkungan.
Pada akhirnya, langit yang kita kotorin akan menurunkan kembali apa yang dibuang. Kalau hujan pun sudah mengandung mikroplastik, ini bukan sekadar peringatan, melainkan tanda bahwa Bumi sedang menagih tanggung jawab kita.
Jadi, benarkah air hujan di Jakarta mengandung mikroplastik? Faktanya memang iya dan hal ini seharusnya bikin kita lebih sadar. Untuk itu, yuk, mulai mengurangi sampah plastik dan menjaga kebersihan lingkungan sejak sekarang
Apa benar air hujan di Jakarta mengandung mikroplastik? | Ya, penelitian menunjukkan adanya partikel mikroplastik dalam air hujan di beberapa wilayah perkotaan, termasuk Jakarta. |
Dari mana asal mikroplastik di air hujan? | Mikroplastik bisa berasal dari polusi udara, pembakaran sampah plastik, hingga abrasi ban kendaraan yang terangkat ke atmosfer lalu turun bersama hujan. |
Apakah mikroplastik di air hujan berbahaya bagi manusia? | Potensinya bisa berbahaya jika terakumulasi, karena mikroplastik dapat membawa bahan kimia beracun yang masuk ke tubuh manusia melalui air atau udara. |
Bisakah mikroplastik disaring dari air hujan? | Bisa, dengan menggunakan sistem penyaringan air yang baik seperti filter karbon aktif atau reverse osmosis. |
Apa yang bisa kita lakukan untuk mengurangi mikroplastik di udara? | Kurangi penggunaan plastik sekali pakai, daur ulang sampah plastik, dan dukung kebijakan lingkungan yang ramah terhadap pengurangan polusi plastik. |
Referensi
"Impacts of Microplastics on Health (Signal)". European Environment Agency. Diakses Oktober 2025.
Li, Yue, dkk. “Potential Health Impact of Microplastics: A Review of Environmental Distribution, Human Exposure, and Toxic Effects.” Environment & Health 1, no. 4 (August 10, 2023): 249–57.
“Policies to Reduce Microplastics Pollution in Water: Focus on Textiles and Tyres.” OECD Policy Highlights, 2021.