Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
6 Fakta Ibis Sendok Eurasia, Tak Lahir dengan Paruh Berbentuk Sendok
Ibis sendok eurasia (pixabay.com/Mabel Amber)

Ibis sendok eurasia merupakan spesies ibis sendok yang paling umum ditemui. Mereka berada dalam famili Threskiornithidae dengan nama ilmiah Platalea leucorodia. Untuk membantumu mengidentifikasinya, seluruh tubuhnya berwarna putih, kecuali bagian kakinya yang gelap, paruh hitam dengan ujung kuning, dan bercak dada berwarna kuning seperti pelikan.

Saat musim kawin, mereka mempunyai jambul dan penutup dada. Burung ini tidak begitu vokal walaupun sering bertengger bersama, tapi masih akan mengeluarkan vokalisasi di saat tertentu. Yuk, kenalan dengan mereka melalui fakta berikut ini.

1. Wilayah penyebaran ibis sendok eurasia

Ibis sendok eurasia (pixabay.com/Bishnu Sarangi)

Spesies ini banyak ditemukan di Eropa, Asia dan Afrika. Di Eropa, mereka berkembang biak mulai dari Inggris dan bagian barat Portugal, dari utara hingga Denmark dan timur Balkan serta Laut Hitam. Sementara di Asia, mereka berkembang biak di bagian tengah benua mulai dari Laut Hitam hingga Semenanjung Korea, Kuwait, bagian selatan Irak, Iran, bagian selatan Pakistan, India dan Sri Lanka. Di Afrika, ibis sendok berada di Mauritania, Laut Merah dan Teluk Aden.

Dilansir Animalia, ibis sendok eurasia lebih menyukai lahan basah dangkal yang luas dengan lapisan berlumpur, tanah liat serta pasir halus. Mereka bisa menghuni segala jenis rawa, sungai, danau, air payau atau air asin. Ibis sendok eurasia juga mengunjungi habitat laut yang terlindungi selama musim dingin seperti muara, sungai pasang surut dan laguna pesisir.

2. Diet ibis sendok eurasia sangat beragam

Ibis sendok eurasia (pixabay.com/Bishnu Sarangi)

Diet ibis sendok eurasia terdiri dari serangga air, moluska, kadal air, krustasea, cacing, lintah, katak, berudu dan ikan kecil yang panjangnya 10-15 cm. Mungkin mereka juga memakan alga dan potongan kecil tanaman air secara tidak sengaja saat memangsa hewan. Ibis sendok eurasia menggunakan sapuan paruhnya ke samping untuk menyaring ikan kecil dan udang.

3. Bagaimana cara berkomunikasi ibis sendok eurasia?

Ibis sendok eurasia (pixabay.com/Bishnu Sarangi)

Ibis sendok eurasia berkomunikasi secara vokal dan visual. Mereka sering terlihat berada dalam koloni saat makan dan berkembang biak. Saat dalam penerbangan, kamu mungkin akan mendengar suara 'fwit-fwit' yang terdengar sedikit sengau.

Ibis sendok eurasia juga mengeluarkan suara dengkuran seperti 'huh-huh' yang dalam di sekitar sarangnya, sementara terdengar 'k'lick-k'lick' ketika tidak berada di sarang. Anak-anaknya menyuarakan vokalisasi 'reeeuh-reeeuh' bernada tinggi, dilansir Kidadl.

4. Pola migrasi ibis sendok eurasia

Ibis sendok eurasia (pixabay.com/Bishnu Sarangi)

Ibis sendok eurasia adalah burung yang bermigrasi. Mereka yang hidup di wilayah Palearktik bermigrasi ke Guinea-Bissau dan Senegal untuk menghabiskan musim dingin. Sementara mereka yang berasal dari bagian barat Eropa akan menuju area utara Afrika yang lebih tropis, beberapa memilih bermigrasi ke Cekungan Mediterania. Ibis sendok eurasia yang di Belanda akan menuju Iberia, Perancis dan Mauritania.

Sedangkan mereka yang menghuni bagian tengah Eropa bermigrasi ke Sudan dan Mesir, populasi Balkan menuju ke Tunisia dan bagian selatan Italia. Populasi yang menghuni Delta Danube bermigrasi ke Oman dan Spanyol. Beberapa dari mereka juga terlihat di Mali, Sierra Leone, Niger, Burkina Faso, timur laut Nigeria, Gambia dan Chad selama musim dingin. Semuanya akan kembali ke tempat berkembang biaknya di musim semi.

5. Ibis sendok eurasia hidup dalam kawanan di luar musim kawin

Ibis sendok eurasia (pixabay.com/Bishnu Sarangi)

Ibis sendok eurasia mencari makan sendirian atau dalam kawanan yang terdiri dari 100 individu di luar musim kawin. Untuk migrasinya, mereka juga bisa mencapai 100 individu. Kebanyakan dari aktivitasnya terjadi saat pagi dan malam hari. Sementara itu, ketika ibis sendok eurasia bertengger, jaraknya bisa hingga 15 km dari tempat mencari makan.

6. Sistem perkawinan ibis sendok eurasia

Ibis sendok eurasia (pixabay.com/Bishnu Sarangi)

Ibis sendok eurasia biasanya membangun sarangnya dari rating dan tumbuh-tumbuhan. Itu terletak di tanah yang berada di pulau, berdekatan dengan sungai dan danau. Selain itu, sarangnya juga bisa berada di pohon bakau, semak-semak dan pohon besar yang tingginya mencapai 5 meter dari tanah. Dalam koloni, sarangnya biasa berdekatan, tidak lebih dari satu atau dua meter.

Betina menghasilkan 3-4 telur yang dierami oleh keduanya selama 24-45 hari. Saat menetas, bayi ibis ditutupi dengan bulu putih tipis. Mereka tidak mempunyai paruh yang berbentuk seperti sendok tapi hanya paruh pendek nan lembut yang berdaging. Paruhnya baru mulai mendaftar saat berusia 9 hari dan mirip paruh ibis dewasa di usia dua minggu.

Sekarang kamu tahu bahwa ibis paruh sendok merupakan burung yang bermigrasi. Walaupun kecepatan terbangnya tidak diketahui dengan pasti, mereka tentu saja bisa terbang cukup baik karena bermigrasi. Kamu juga tahu bahwa paruh berbentuk sendoknya baru terbentuk setelah berusia dua minggu. Apakah kamu pernah melihat ibis ini?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team