Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
6 Fakta Menarik American Dipper, Mereka Sangat Pandai Berenang!
American dipper (commons.m.wikimedia.org/David Menke)
  • American dipper, atau water ouzel, memiliki panjang tubuh 16,5 cm dan berat sekitar 46 gram. Mereka juga memiliki kelopak mata ekstra untuk melihat di bawah air.
  • Penyebaran american dipper terdapat di bagian barat Amerika Serikat, Kanada, Alaska, Meksiko, dan Amerika Tengah. Mereka suka sungai yang tidak tercemar.
  • American dipper suka makan larva serangga air, ikan kecil, telur ikan, dan krustasea kecil. Mereka juga suka mencari makan di bawah air dan beradaptasi dengan habitat perairan dingin.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

American dipper juga dikenal sebagai water ouzel. Mereka berada dalam famili Cinclidae dan memiliki nama ilmiah Cinclus mexicanus. Panjang tubuhnya mencapai 16,5 sentimeter, beratnya kisaran 46 gram dan lebar kepakan sayapnya sekitar 23 sentimeter. Mereka punya kelopak mata ekstra yang disebut membran nictitating, itu memungkinkannya melihat di bawah air.

American dipper juga menghasilkan lebih banyak minyak dibandingkan burung lainnya. Tahukah kamu bahwa mereka sangat pandai berenang? Berikut beberapa fakta menarik tentang burung ini!

1. Wilayah penyebaran american dipper

American dipper (commons.m.wikimedia.org/David A Mitchell)

Penyebaran american dipper berada di bagian barat Amerika Serikat, di Kanada dan Alaska. Mereka juga bisa ditemui di Meksiko dan Amerika Tengah. Burung ini tidak bermirgasi ke selatan jika alirannya membeku, tapi berpindah ke perairan yang lebih besar di dekatnya.

National Wildlife Federation menginformasikan bahwa american dipper lebih suka sungai yang berbatu dan tidak tercemar. Aliran sungainya berada di tebing atau jembatan di dekat wilayah bersarangnya. Mereka biasanya berada di ketinggian lebih dari 3.650 meter.

2. Suka makan serangga

American dipper (commons.m.wikimedia.org/Yellowstone National Park)

Berdasarkan informasi dari Alaska Department of Fish and Game, american dipper suka makan larva serangga air seperti lalat, capung, nyamuk dan lalat caddis. Mereka juga memakan cacing, ikan kecil, telur ikan, berudu dan krustasea kecil yang mirip udang disebut amphipoda. American dipper berenang dan menyelam dengan baik.

Mereka bahkan bisa memindahkan batu di dasar sungai untuk mendapatkan makanan di bawahnya. American dipper mengambil mangsa di permukaan air saat berenang atau terbang di udara.

3. Beradaptasi dengan baik di perairan dingin

American dipper (commons.m.wikimedia.org/Ron Knight)

Spesies burung ini suka mencari makan di bawah air, mereka menyelam ke dalam arus deras dan berjalan di sepanjang dasar sungai. American dipper beradaptasi sangat baik dengan habitat perairan dingin. Mereka punya lapisan bulu bawah dan bulu tebal sebagai insulasi.

Ada pula kelenjar khusus berukuran besar yang mengeluarkan minya untuk menjaga bulunya tetap kedap air. Penutup lubang hidungnya juga bisa digerakkan untuk menutup saat mereka berada di bawah air darah dengan kapasitas besar untuk membawa oksigen dan sistem pengaturan suhu tubuh yang efisien.

4. Warna bulunya berubah saat musim gugur dan musim dingin

American dipper (commons.m.wikimedia.org/Yellowstone National Park)

Saat musim semi, warna bulu american dipper dewasa ialah abu-abu tua. Akan tetapi, mereka mengalami perubahan warna bulu saat musim gugur dan musim dingin. Melansir Animal Diversity, bulu bagian bawah dan sayapnya terdapat pinggiran putih. Paruhnya yang hitam berubah jadi warna cokelat muda.

Sementara itu, american dipper muda memiliki warna perut jauh lebih terang dibandingkan burung dewasa. Tenggorokannya putih, bulu di sayap dan ekornya sebagain besar berwarna putih. Sementara paruh mereka berwarna kuning.

5. American dipper melalui proses molting

American dipper (commons.m.wikimedia.org/Bob Olendorf, USFWS)

Tidak sama seperti burung penyanyi lainnya, american dipper memiliki kesamaan dengan bebek. Mereka meluruhkan seluruh bulu terbangnya sekaligus pada akhir musim panas. Hal tersebut membuatnya tidak bisa terbang untuk sementara waktu pada periode tersebut, dilansir All About Birds.

6. Sistem perkawinan american dipper

American dipper (commons.m.wikimedia.org/Dominic Sherony)

Dikutip dari laman Animalia, sistem perkawinan american dipper adalah monogami. Mereka membuat sarangnya berbentuk bola yang pintu masuknya di samping, biasanya berada di dekat air, tepian batu, tepi sungai, di belakang air terjun atau di bawah jembatan. Betina menghasilkan 2--4 telur yang dierami selama 15--17 hari. Setelah menetas, jantan akan membantu untuk memberi makan anak-anaknya.

Sekarang kamu tahu bahwa american dipper ternyata beradaptasi dengan baik di habitat perairan dingin. Mereka pandai berenang dan menyelam untuk memudahkannya mencari makan. Saat ini american dipper diklasifikasikan sebagai Least Concern oleh IUCN dengan tren populasi stabil.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team