Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
5 Fakta Menarik Carolina Wren, Hanya Jantan yang Bisa Bernyanyi
Carolina wren (pixabay.com/Jack Bulmer)

Carolina wren merupakan spesies burung yang tersebar di Amerika Utara. Terdapat tujuh subspesies yang diketahui di seluruh wilayah jelajahnya. Mereka berada dalam famili Troglodytidae dan memiliki nama ilmiah Thryothorus ludovicianus. Panjang tubuhnya hanya 12,5--14 sentimeter, lebar kepakan sayapnya 29 sentimeter dan berat tubuhnya 18--23 gram. Bagian atas kepalanya berwarna cokelat tua, tapi bagian belakang tubuh dan penutup ekor atasnya cokelat kemerahan. Terdapat garis putih di atas matanya.

Bagian bawah tubuhnya berwarna kecokelatan pucat. Tubuhnya bulat dan gemuk, lehernya juga pendek. Paruhnya runcing sehingga memudahkannya mencari makan di celah-celah kayu atau tempat sempit lainnya. Setelah tahu cirinya, tidak ada salahnya kenalan lebih baik dengan mereka melalui fakta dan penjelasan di bawah ini.

1. Mereka tidak bermigrasi

Carolina wren (pixabay.com/Lori)

Tempat perkembangbiakan carolina wren berada di bagian timur Amerika Serikat, bagian selatan Ontario, Kanada dan bagian timur laut Meksiko. Mereka tidak bermigrasi dan hanya menyebar di luar wilayah jelajahnya setelah musim dingin. Burung ini beradaptasi dengan berbagai habitat, termasuk hutan kayu keras ek dan hutan campuran ek-pinus, hutan elm, hutan hickory-ek dengan semak belukar.

Animalia menginformasikan bahwa carolina wren menyukai habitat seperti hutan riparian, tepian semak belukar, rawa dan lahan pertanian yang ditumbuhi semak. Mereka juga bisa kamu temui di halaman pinggiran kota dengan semak dan pohon lebar serta di taman.

2. Menu makannya banyak terdiri dari serangga dan laba-laba

Carolina wren (pixabay.com/George)

Dilansir All About Birds, makanan utama dari carolina wren terdiri dari serangga dan laba-laba. Mereka memangsa ulat, ngengat, kumbang, belalang, jangkrik dan kecoa. Terkadang, burung ini juga memburu kadal, katak atau ular. Untuk melengkapi dietnya, carolina wren memakan sedikit bagian tanaman seperti daging bauh, biji-bijian dari baybrerry, sweetgum, dan poison ivy.

3. Bisa melakukan banyak gerakan manuver

Carolina wren (pixabay.com/George)

Spesies burung ini lebih aktif saat siang hari dan banyak menghabiskan waktunya di permukaan tanah untuk mencari makan. Mereka juga mencari di celah-celah kulit kayu di pohon rendah atau berada di serasah dedaunan. Ketika berada di tanah, carolina wren bergerak dengan lompatan tersentak-sentak, menjarah berbagai benda entah itu buatan manusia atau bukan. Di antara pergerakannya itu, terkadang burung ini berenti sejenak untuk bercoleteh atau bernyanyi.

Gerakan lainnya yaitu merangkak seperti memanjat dan menggantung terbalik. Penerbangannya berdurasi pendek dan cepat, di ketinggian rendah. Mereka bisa terbang secara vertikal dari dasar pohon ke puncak dalam satu lompatan dengan bantuan sayapnya.

4. Hanya jantan yang bisa bernyanyi

Carolina wren (pixabay.com/Jack Bulmer)

Jantan dan betina bisa menyuarakan panggilan alarm, tapi hanya jantan yang bisa bernyanyi. Nyanyiannya sangat khas, melengking seperti sulit, terdengar seperti 'teakettle-teakettle-teakettle'. Ketika bernyanyi, carolina wren jantan memiringkan kepala dan paruhnya ke atas dan menggerakkan ekornya ke bawah. Jantan bisa meningkatkan repertoar lagunya dengan mempelajari melodi baru.

Dilansir Smithsonian's National Zoo and Concervation Biology Institute, kondisi tersebut bisa terjadi sebelum mereka berusia tiga bulan. Hanya jantan yang menghasilkan panggilan 'cheer'. Di bagian selatan wilayah jelajahnya, panggilan alarm jantan terdengar seperti 'pink' atau 'p'dink'. Hanya betina yang bisa menyuarakan duet 'dit-dit' atau suara bercokelat ketika wilayahnya diganggu pemangsa.

5. Membentuk ikatan yang sangat kuat

Carolina wren (pixabay.com/Veronika Andrews)

Sistem perkawinan carolina wren adalah monogami, hanya kawin dengan satu pasangan seumur hidupnya. Mereka bersarang di celah pepohonan atau di bangunan yang dibuat oleh manusia seperti kotak burung, kotak surat atau bahkan di traktor. Biasanya ditempatkan di ketinggian 1--3 meter dari permukaan tanah. Bentuk sarangnya melengkung dengan pintu masuk di samping, terbuat dari tanaman kering atau kulit kayu, rambut domba, benang, wol dan bahkan kulit ular. Pada proses tersebut, jantan akan mengumpulkan semua bahan dan betina yang membangun sarangnya.

Betina menghasilkan 3--6 telur, tapi bisa mencapai 7 di Texas. Masa inkubasi berlangsung selama 12--16 hari dan hanya dilakukan oleh betina. Setelah menetas, mereka banyak diberi makan invertebrata dan baru bisa terbang pada usia 12--14 hari. Pasangan carolina wren bisa membesarkan tiga anak dalam satu musim kawin. Mereka sudah bisa hidup mandiri pada usia 4 minggu dan mulai berkembang biak.

Carolina wren merupakan satu-satunya spesies burung dalam genusnya yang bernyanyi dengan suara keras. Saat ini, mereka diklasifikasikan sebagai Least Concern oleh IUCN dengan total populasi mencapai 14 juta burung. Tren populasinya bahkan mengalami peningkatan. Bisa dikatakan bahwa mereka masih jauh dari ancaman kepunahan, tapi sangat sensitif terhadap musim dingin yang ekstrem.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team