Mungkin ini bisa disebut sebagai unta Timur Tengah versi kecil. Sebut saja demikian, karena antara unta Timur Tengah dan guanako (unta Barat) memiliki banyak kesamaan. Guanako sendiri merupakan unta asli Amerika Selatan dengan nama ilmiah Lama guanicoe. Bahkan, Charles Darwin menggambarkan guanako sebagai hewan anggun, dengan leher panjang dan ramping, serta kaki yang halus.
Hewan ini adalah anggota keluarga unta liar terbesar di Amerika Selatan, dan guanako sendiri dianggap sebagai nenek moyang llama domestik. Saat ini, jumlah populasi guanako hanya kurang dari 600.000, dan 90 persennya hidup di Argentina. Lebih lanjut, berikut ini beberapa fakta uniknya.
