Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
5 Fakta Menarik Gunung Prau, Bukan Sekadar Tempat Mendaki
puncak Gunung Prau (commons.wikimedia.org/Diengbackpacker)
  • Gunung Prau berada di lima kabupaten Jawa Tengah dan menjadi penggerak ekonomi lokal lewat wisata, homestay, porter, serta layanan ojek gunung.
  • Gunung ini menjadi habitat satwa endemik seperti macan tutul jawa, elang jawa, dan sigung jawa, serta memiliki tanaman eksotis seperti kantung semar.
  • Terdapat enam jalur pendakian populer yang ramah pemula, Gunung Prau bukan gunung berapi aktif dan terletak strategis di kawasan wisata Dataran Tinggi Dieng.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Pencinta alam pasti sudah tak asing dengan Gunung Prau. Gunung setinggi 2.590 mdpl tersebut berada di Provinsi Jawa Tengah, tepatnya di sekitar Dataran Tinggi Dieng yang terkenal dengan keindahan alamnya yang memukau. Gunung Prau juga sangat terkenal, bahkan menjadi objek pendakian yang selalu ramai.

Namun, Gunung Prau bukan sekadar gunung yang indah dan kerap didaki. Sebaliknya, gunung tersebut adalah ciptaan Tuhan yang punya manfaat bagi manusia, menjadi habitat satwa endemik, bahkan berlokasi di lima kabupaten. Penasaran dengan berbagai fakta menarik Gunung Prau? Kita ulik di bawah ini, yuk.

1. Gunung Prau berlokasi di lima kabupaten

puncak Gunung Prau (commons.wikimedia.org/Dado Baca)

Dilansir Data Gunung Indonesia, Gunung Prau berlokasi di lima kabupaten sekaligus, yaitu Wonosobo, Temanggung, Batang, Kendal, dan Banjarnegara. Lokasinya juga strategis, yaitu di bagian tengah Pulau Jawa yang terhitung ramai, padat penduduk, dan merupakan daerah wisata. Menariknya, Gunung Prau juga menjadi salah satu kunci perekonomian bagi lima kabupaten tersebut. Sebab, Gunung Prau menghadirkan peluang usaha seperti pembangunan homestay, penyediaan porter, layanan ojek gunung, hingga menjadi tempat wisata yang menggerakkan ekonomi daerah.

2. Jadi habitat utama berbagai satwa endemik

puncak Gunung Prau (commons.wikimedia.org/Ymushaffa)

Meski sudah ramai oleh pendaki, tapi Gunung Prau masih dihuni oleh banyak satwa endemik, lho. Dilansir berbagai sumber, beberapa satwa endemik Indonesia yang masih hidup bebas di Gunung Prau adalah macan tutul jawa (Panthera pardus melas), elang jawa (Nisaetus bartelsi), hingga sigung jawa (Mydaus javanensis). Mereka hidup di hutan, pepohonan, dan semak-semak yang masih rapat. Karena itu, para pendaki akan sulit menemukan hewan-hewan tersebut. Selain satwa endemik, berbagai tanaman eksotis seperti kantung semar juga bisa ditemukan di gunung ini.

3. Gunung Prau punya banyak jalur pendakian

puncak Gunung Prau (commons.wikimedia.org/Indani)

Buat para pendaki, Gunung Prau menyediakan beberapa jalur pendakian resmi. Dilansir laman Phinemo, ada enam jalur pendakian yang paling umum digunakan oleh pendaki, yaitu Gunung Prau via Patakbanteng, Kalilembu, Dieng Wetan, Dieng Kulon (Dwarawati), Campurejo, dan Wates. Keenam jalur tersebut bisa dibilang cukup landai, ramah bagi pemula, bahkan tersedia ojek. Selain itu, ada juga beberapa jalur yang sepi, ekstrem, dan underrated seperti Gunung Prau via Ngelak, Kenjuran, dan Pranten yang tidak direkomendasikan untuk pemula.

4. Gunung Prau bukan termasuk gunung berapi aktif

puncak Gunung Prau (commons.wikimedia.org/Hadiwibowo)

Tak seperti Gunung Merapi, Slamet, atau Sindoro, Gunung Prau bukan termasuk gunung berapi aktif. Karena itu, Gunung Prau masuk ke kategori gunung yang sangat aman untuk didaki karena tak akan melakukan erupsi. Meski begitu, laman Eiger menjelaskan kalau Gunung Prau berlokasi di sekitar kompleks gunung berapi Dieng sehingga masih ada aktivitas vukanis di sekitarnya. Bentuk Gunung Prau juga tidak mengerucut, melainkan lebih mirip seperti bukit atau gundukan yang memanjang.

5. Gunung Prau berlokasi di Dataran Tinggi Dieng

Gunung Prau (commons.wikimedia.org/Nanterjen)

Lokasinya yang berada di daerah Dataran Tinggi Dieng memberikan kelebihan tersendiri bagi Gunung Prau. Pertama, gunung tersebut sangat terkenal dan menjadi salah satu gunung favorit di daerahnya. Tak hanya itu, Gunung Prau juga dikelilingi berbagai objek wisata seperti Candi Arjuna, Telaga Warna, Kawah Sikidang, Bukit Sikunir, hingga Telaga Cebong. Dataran Tinggi Dieng juga merupakan daerah strategis sehingga pemeliharaan Gunung Prau bisa lebih optimal karena aksesbilitasnya yang mudah.

Meski bukan yang tertinggi, berbagai fakta menarik Gunung Prau tersebut menujukkan keagungan dan hal unik yang tak bisa kamu temukan di gunung lain. Hal tersebut menjadikan Gunung Prau sebagai salah satu gunung paling eksotis di daerahnya. Ia bukan sekadar tempat mendaki, tapi merupakan bentang alam istimewa yang harus dijaga sepenuh hati.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team